Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Tips Membuat Stok Santan Tahan Lama dan Tidak Mudah Basi, Awet Hingga Lebaran!

Miftahul Khair • Jumat, 19 Desember 2025 | 13:36 WIB
Ilustrasi santan. Simak cara menyimpannya agar tidak mudah basi.
Ilustrasi santan. Simak cara menyimpannya agar tidak mudah basi.

PONTIANAK POST - Menjelang Ramadan dan Lebaran, santan jadi “bintang utama” di dapur.

Mulai dari takjil hingga hidangan khas Lebaran, semuanya butuh santan.

Tapi karena santan mudah basi, banyak orang harus bolak-balik ke pasar.

Padahal, melansir dari Sajian Sedap, ada cara praktis agar santan bisa disimpan lebih lama tanpa khawatir rusak.

Stok Santan Bisa Awet, Ini Caranya

Tak banyak yang tahu, santan sebenarnya bisa disimpan dalam waktu lama jika diolah dengan benar.

Dengan teknik sederhana, stok santan bisa awet, antibasi, dan tetap aman digunakan hingga Lebaran.

Cara ini juga bikin aktivitas memasak jadi lebih efisien dan menyenangkan.

1. Cara Memeras Kelapa Agar Santan Tidak Cepat Basi

Langkah awal agar santan tahan lama dimulai dari proses pemerasan. Gunakan air panas saat memeras kelapa parut.

Metode ini membantu menghasilkan santan maksimal sekaligus memperpanjang masa simpannya.

Aduk kelapa parut yang sudah diseduh air panas menggunakan sendok kayu sambil ditekan perlahan.

Setelah suhunya hangat, peras kelapa dengan tangan secara bertahap hingga santannya keluar, lalu tampung dalam wadah bersih.

 

Takaran air panas untuk santan:

- Santan kental: 500 ml air panas untuk 1 butir kelapa

- Santan sedang: 1.000 ml air panas untuk 1 butir kelapa

- Santan encer: 1.500–2.000 ml air panas untuk 1 butir kelapa

2. Cara Menyimpan Santan untuk Kebutuhan Seharian

Agar santan bisa digunakan hingga keesokan hari, rebus santan dengan api kecil sampai mendidih.

Jangan langsung mematikan api, biarkan mendidih sekitar lima menit.

Setelah itu, matikan api dan terus aduk hingga uap panasnya hilang agar santan tidak pecah.

Biarkan santan dingin tanpa penutup, lalu simpan dalam wadah kedap udara dan masukkan ke lemari es.

Dengan cara ini, santan bisa bertahan sampai satu hari penuh.

3. Menyimpan Santan Hingga Satu Bulan

Jika ingin menyimpan santan lebih lama, misalnya hingga satu bulan, tambahkan sedikit garam saat proses perebusan.

Setelah dingin, masukkan santan ke wadah tertutup rapat dan simpan di freezer.

Hindari menggunakan wadah terbuka atau berbahan logam. Agar lebih awet, simpan santan dalam porsi sekali pakai sehingga tidak perlu mencairkan seluruh stok sekaligus.

 

Praktis untuk Takjil dan Menu Lebaran

Santan yang sudah distok bisa langsung digunakan untuk berbagai hidangan Lebaran maupun takjil berbuka, seperti kolak, es campur, atau saus kinca.

Dengan stok santan siap pakai, kita tidak perlu lagi repot memeras kelapa setiap hari. Memasak pun jadi lebih praktis dan hemat waktu.

Yang terpenting, selalu perhatikan cara pengolahan dan penyimpanan agar santan tetap awet dan kualitas masakan tetap terjaga. (*)

Editor : Miftahul Khair
#tips #tahan lama #cara #basi #awet #lebaran #santan