NGABANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Landak menggelar rapat koordinasi dan sosialisasi fasilitasi debat publik untuk pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Landak di Aula Hotel Hanura, pada Jumat (18/10).
Kepala Badan Kesbangpol Landak, Samsul Bahri, menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi dalam penyelenggaraan pilkada agar sesuai dengan asas dan prinsip demokrasi. “Saya berharap, dengan segala persiapan yang telah dilakukan, kita bisa mewujudkan pilkada yang aman, damai, dan nyaman,” ujarnya.
Debat publik ini merupakan bagian dari pelaksanaan kampanye, yang diharapkan dapat menjalin komunikasi antara masyarakat dan calon pemimpin yang akan memimpin lima tahun ke depan. “Debat ini adalah instrumen penting sebelum pilkada serentak pada 27 November mendatang,” tambah Samsul.
Ia mengajak seluruh unsur pemerintah dan masyarakat untuk menjaga kondusivitas keamanan selama kampanye. “Tahapan kampanye bertujuan untuk menawarkan visi, misi, dan program pasangan calon kepada pemilih,” ujarnya.
Sementara itu, Komisioner KPU Landak, Helena Sumanti, selaku Plh Ketua KPU, menyampaikan bahwa rapat ini penting untuk menyamakan persepsi dan kesepakatan dalam persiapan debat. “Pelaksanaan debat publik diatur dalam PKPU nomor 13 tahun 2024 dan telah disusun oleh KPU RI,” katanya.
Debat publik direncanakan dilaksanakan pada 17 November mendatang. KPU Landak juga membahas teknis pelaksanaan debat, termasuk susunan kegiatan, moderator, dan pihak yang terlibat, mengingat terbatasnya lokasi untuk acara tersebut di Kabupaten Landak. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran perwakilan forkopimda, Bawaslu Landak, serta tim dari kedua pasangan calon. (arf)
Editor : Miftahul Khair