PONTIANAK POST - Pemanfaatan lahan demplot jagung oleh Polres Landak di Desa Nyiin, Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak membawa dampak nyata bagi kehidupan masyarakat setempat. Program ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan nasional, tetapi juga membuka akses jalan serta peluang kerja baru bagi warga desa.
Kegiatan penanaman jagung tersebut dilaksanakan di Demplot 2 eks PT SDK yang berada di Dusun Asam Mareh, Desa Nyiin, pada Kamis (29/1). Sejak dikelola Polres Landak, lahan yang sebelumnya tidak produktif kini berubah menjadi area pertanian yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar.
Warga Desa Nyiin merasakan langsung manfaat dari program tersebut. Akses jalan yang sebelumnya sulit dilalui kini terbuka dan dapat dimanfaatkan sebagai jalur penghubung aktivitas harian warga. Kondisi ini turut mendorong percepatan pembangunan infrastruktur lain di wilayah tersebut.
Tak hanya itu, terbukanya akses wilayah juga berdampak pada rencana masuknya aliran listrik ke Desa Nyiin. Program listrik desa yang telah lama dinantikan masyarakat dipastikan akan terealisasi pada tahun 2026, seiring dengan meningkatnya aktivitas dan keterbukaan akses kawasan.
Baca Juga: Perbaikan Jalan Kuala Mandor B Rampung, Manfaatkan Akses Lancar untuk Masyarakat
Program ketahanan pangan ini turut melibatkan lima Kelompok Wanita Tani (KWT). Keterlibatan para ibu rumah tangga tersebut memberikan tambahan penghasilan sekaligus meningkatkan keterampilan mereka di bidang pertanian. Para anggota KWT mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini.
Di tengah kondisi harga jagung yang relatif stabil di Kabupaten Landak, program demplot ini memberikan kepastian ekonomi bagi para petani dan kelompok masyarakat yang terlibat secara langsung.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, menyampaikan bahwa kegiatan demplot jagung merupakan bentuk konkret peran Polri dalam mendukung program strategis pemerintah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir untuk mendukung program-program pemerintah yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya di bidang ketahanan pangan,” ujar Kapolres Landak.
Ia menambahkan, pemanfaatan lahan eks perusahaan tersebut diharapkan dapat menjadi contoh pengelolaan lahan tidur agar lebih produktif dan bernilai ekonomi bagi warga sekitar. “Dengan adanya demplot jagung ini, masyarakat bisa mendapatkan lapangan pekerjaan, akses jalan terbuka, dan ke depan infrastruktur seperti listrik juga dapat masuk. Ini semua demi peningkatan kesejahteraan warga,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu warga Desa Nyiin menyampaikan rasa syukur atas kehadiran program yang dikelola Polres Landak tersebut. “Kami sangat senang, sekarang jalan sudah bisa dilewati, kami juga bisa bekerja di lahan jagung ini. Ke depan listrik juga akan masuk ke desa kami,” ungkapnya. (mif/r)
Editor : Hanif