Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Pemkab Landak Siapkan Puluhan Ruang Kelas Baru dan Rehabilitasi Sekolah, SD dan PAUD Jadi Prioritas Utama

Miftahul Khair • Kamis, 16 Juli 2026 | 14:47 WIB
Bupati Landak Karolin Margret Natasa melihat hasil pembangunan gedung SMP Negeri 3 Sompak, Kabupaten Landak beberapa waktu lalu. (HUMAS PEMKAB LANDAK)
Bupati Landak Karolin Margret Natasa melihat hasil pembangunan gedung SMP Negeri 3 Sompak, Kabupaten Landak beberapa waktu lalu. (HUMAS PEMKAB LANDAK)

LANDAK – Pemerintah Kabupaten Landak terus memperkuat sektor pendidikan melalui peningkatan sarana dan prasarana di berbagai jenjang sekolah. Program tersebut mencakup pembangunan maupun rehabilitasi fasilitas pendidikan mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Komitmen itu disampaikan Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, saat melakukan audiensi di Kantor Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Prasarana Strategis Kalimantan Barat di Pontianak, Selasa (14/7). Karolin menegaskan, peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dimulai dengan penyediaan fasilitas belajar yang layak sehingga seluruh anak di Kabupaten Landak memperoleh akses pendidikan yang nyaman dan berkualitas.

"Pembangunan sumber daya manusia yang unggul harus dimulai dari fondasinya. Oleh karena itu, pada catatan sarpras tahun 2025 lalu, kami memfokuskan anggaran untuk membenahi fasilitas pendidikan mulai dari PAUD hingga SMP. Kita ingin anak-anak Landak belajar di ruang kelas yang aman, nyaman, dan fasilitas yang memadai," ujar Karolin.

Baca Juga: RSUD Landak Penuh Pasien, Karolin Dorong Revitalisasi Rumah Sakit dan Bangun Pasar Baru

Berdasarkan rencana kerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Landak Tahun 2025, pembangunan terbesar akan difokuskan pada jenjang SD. Pemerintah daerah menargetkan pembangunan 28 ruang kelas baru serta rehabilitasi 76 ruang kelas.

Selain itu, fasilitas pendukung juga akan ditingkatkan melalui pembangunan 12 ruang perpustakaan, rehabilitasi 44 perpustakaan, pengadaan 1.074 set meubeler, sembilan paket buku, dan empat paket teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Pemkab Landak juga memberikan perhatian terhadap kesejahteraan tenaga pendidik. Sebanyak 24 rumah dinas guru direncanakan dibangun, sementara 13 unit lainnya akan direhabilitasi.

"Guru adalah ujung tombak pendidikan kita. Kita tidak hanya memikirkan ruang kelas untuk siswa, tetapi juga tempat tinggal dan ruang kerja bagi para guru. Dengan rumah dinas dan ruang guru yang layak, kami berharap bapak dan ibu guru bisa mengabdi dengan lebih fokus dan optimal," tegas Karolin.

Untuk jenjang SMP, pemerintah menyiapkan pembangunan 11 ruang kelas baru dan rehabilitasi 51 ruang kelas. Sarana pembelajaran juga diperkuat melalui pembangunan enam laboratorium IPA serta rehabilitasi dua laboratorium yang sudah ada. Fasilitas lainnya meliputi pembangunan 10 unit jamban dan rehabilitasi enam unit, pembangunan dua ruang perpustakaan serta rehabilitasi empat ruang, pembangunan delapan ruang UKS, pengadaan dua paket TIK yang terdiri atas 30 komputer, serta 111 set meubeler.

Baca Juga: Bupati Karolin Usulkan Sekolah Rakyat ke Kementerian PU, Target Dongkrak Angka Lama Sekolah di Landak

Sementara pada jenjang PAUD, pemerintah akan membangun tiga ruang kelas baru dan merehabilitasi dua ruang kelas. Selain itu, disiapkan empat paket pembangunan area bermain beserta Alat Permainan Edukatif (APE) luar ruang, tujuh paket APE dalam ruang, serta revitalisasi dua unit PAUD.

Karolin mengakui pemerataan pembangunan pendidikan di Kabupaten Landak menghadapi tantangan geografis. Meski demikian, ia memastikan program tersebut diprioritaskan untuk sekolah-sekolah yang paling membutuhkan.

"Pembangunan ini bukan sekadar mengejar target jumlah bangunan, tetapi tentang menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat di Kabupaten Landak. Tidak boleh ada lagi sekolah yang tidak layak pakai. Pendidikan yang berkualitas adalah hak setiap anak Landak, di mana pun desa mereka berada," pungkasnya.

Tak hanya ruang belajar, program peningkatan infrastruktur pendidikan juga mencakup pembangunan fasilitas sanitasi berupa 12 jamban baru di SD, 10 unit jamban di SMP, serta dua unit di PAUD. Pemerintah juga akan membangun pagar sekolah di seluruh jenjang pendidikan dan tiga paket rabat beton di kawasan SMP untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, sehat, dan nyaman. (mif/r)

Editor : Miftahul Khair
rehabilitasi fasilitas pendidikan bupati karolin Sarana Pendidikan Pemkab Landak