Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Hanya dalam 30 Hari: Tingkatkan Keterampilan Komunikasi dengan 3 Langkah

Miftahul Khair • Selasa, 24 September 2024 | 15:53 WIB
Ilustrasi berkomunikasi dengan baik.
Ilustrasi berkomunikasi dengan baik.

PONTIANAK - Keterampilan komunikasi adalah salah satu aset penting yang harus dimiliki seseorang.

Banyak orang yang masih merasa gugup dan kurang percaya diri saat berbicara di depan umum maupun saat bertemu dengan oran baru.

Namun Anda jangan khawatir, jika Anda merasa masih belum percaya diri saat berbicara.

Baru-baru ini Jason Stanley, sorang pengusaha digital muda, membagikan tips di kanal YouTubenya yang dapat membantu Anda semakin percaya diri saat berkomunikasi.

Berikut 3 tips skill berbicara sederhana ala Jason Stanley yang dapat merubah cara berkomunikasi Anda dalam waktu 30 hari.

  1. Halo Effect

Langkah pertama yang dapat Anda lakukan adalah memanfaatkan fenomena dalam ilmu komunikasi yang dikenal dengan halo effect.

Halo effect adalah kesan pertama saat melihat atau bertemu seseorang yang bisa memengaruhi persepsi orang lain terhadap diri Anda.

Misalnya, ketika seseorang berpakaian rapi akan lebih mudah dipercaya dan mudah diajak kerja sama.

Untuk menerapkan halo effect, Anda bisa mengikuti  langkah-langkah berikut ini:

Kenakan pakaian simpel, tetapi tampak elegan dan modis. Kedua, gunakanlah parfume yang menyegarkan untuk memberi kesan dan menarik perhatian.

Selain berpakaian rapi, aspek ketiga yang tak kalah penting dalam menciptakan halo effect adalah kemampuan berkomunikasi dengan baik.

Gunakanlah bahasa yang sopan dan baik. Hindari penggunaan kata kasar dan menyinggung lawan bicara Anda.

Saat Anda berinteraksi, selain harus mendengarkan orang lain berbicara, biasakan tidak bermain handphone, tunjukkan bahwa Anda menghargai lawan bicara.

Berikan Senyuman. Saat Anda bertemu atau berinteraksi dengan orang lain, Anda harus tersenyum ramah. Karena dengan Anda tersenyum bisa menciptakan kesan awal yang baik.

Dengan tersenyum Anda bisa menciptakan suasana yang lebih hangat dan menyenangkan.

Dengan memanfaatkan halo effect sederhana ini, Anda dapat membangun kesan yang baik di mata orang lain. Selain itu, Anda juga dapat membangun jaringan dan relasi yang lebih luas.

  1. Menguasai Amigdala

Amigdala merupakan bagian otak yang berperan penting dalam mengatur emosi.

Secara psikologis, amigdala berperan penting dalam mengenali dan menanggapi sinyal sosial yang Anda terima dari orang lain, termasuk juga kemampuan untuk membedakan apakah lawan bicara Anda merupakan kawan atau musuh Anda.

Saat Anda berinteraksi dengan orang lain, amigdala Anda akan cepat merepson rangsangan emosional yang muncul.

Misalnya, saat seseorang tersenyum atau menunjukkkan sikap yang ramah, maka amigdala Anda akan mengolah informasi tersebut sebagai respon emosional yang positif.

Sebaliknya, jika lawan bicara Anda terlihat marah, maka amigdala Anda akan merespon kecemasan atau ketidaknyamanan, yang bisa memengaruhi penilaian Anda terhadap orang tersebut secara negatif.

Dalam videonya, Jason menekankan pentingnya menemukan kesamaan guna membangun hubungan yang baik dengan orang lain. 

  1. Lakukan Praktik Langsung

Cara sederhana ketiga untuk meningkatkan keterampilan komunikasi adalah dengan melakukan praktik langsung.

Anda dapat melakukan challenge Goal-Oriented Self-Training Method (GOSTM) selama 30 hari, yakni dengan membuat tabel dengan 30 kolom, masing-masing diisi dengan nama tiga orang yang akan Anda ajak berbicara.

Dalam challenge ini, Anda dapat menerapkan metode halo effect dan hukum migdala saat Anda berinteraaksi orang lain. yang telah dijelaskan diatas.

Latihan secara konsisten ini dapat membantu Anda mengembangkan keterampilan komunikasi yang lebih baik. (qud/mgg)

Editor : Miftahul Khair
#Keterampilan Komunikasi #halo effect #tips berbicara percaya diri