Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

8 Arti Gerakan Mata Menurut Psikologi, Bisa Ungkap Isi Pikiran Seseorang

Miftahul Khair • Senin, 23 Juni 2025 | 13:05 WIB
Ilustrasi seseorang yang memberikan kontak mata saat berbicara.
Ilustrasi seseorang yang memberikan kontak mata saat berbicara.

PONTIANAK POST - Tahukah Anda bahwa gerakan mata bisa mencerminkan isi pikiran seseorang?

Dalam psikologi, mata dikenal sebagai media komunikasi nonverbal yang sangat kuat, bahkan disebut sebagai jendela jiwa.

Tanpa kata-kata, gerakan mata bisa menggambarkan apa yang sedang dipikirkan: apakah sedang mengingat sesuatu, berimajinasi, atau menyembunyikan kebenaran.

Dilansir dari Geediting.com, berikut delapan gerakan mata yang dapat membantu Anda membaca sinyal pikiran seseorang:

Baca Juga: 8 Standar Hubungan Sehat yang Patut Diperjuangkan oleh Setiap Perempuan

  1. Pandangan Tak Fokus

Seseorang yang matanya bergerak tanpa arah saat berbicara biasanya sedang merasa tidak nyaman.

Ini bisa menjadi tanda bahwa mereka sedang mencoba menyembunyikan sesuatu atau bahkan sedang menyusun kebohongan.

Meski begitu, satu gerakan saja tidak cukup untuk menyimpulkan sesuatu.

Perlu adanya pengamatan terhadap konteks dan sinyal tubuh lainnya.

  1. Kedipan Mata yang Lama

Jika seseorang berkedip lebih sering atau lama dari biasanya, itu bisa menandakan bahwa mereka sedang berada dalam tekanan atau merasa tidak nyaman.

Kedipan berlebih sering terjadi saat otak dipaksa bekerja lebih keras dalam situasi penuh tekanan.

Memahami reaksi ini bisa membantu kita menyesuaikan cara berkomunikasi agar lawan bicara merasa lebih tenang.

Baca Juga: 8 Kebiasaan Malam yang Tak Disadari Bisa Menghalangi Jalan Menuju Sukses

 

  1. Melirik ke Kiri

Dalam pendekatan neuro-linguistic programming (NLP), seseorang yang melirik ke kiri biasanya sedang mengakses memori atau mengingat sesuatu.

Hal ini dikaitkan dengan aktivitas otak bagian kanan yang mengatur sisi tubuh kiri, termasuk dalam menyimpan data faktual.

Namun, interpretasi ini juga dipengaruhi oleh faktor budaya dan kebiasaan individual, sehingga tidak bisa dijadikan satu-satunya acuan.

Baca Juga: 5 Alasan Psikologis Cewek Menjauh Saat Pria Terlalu Jujur di Awal Hubungan

  1. Menghindari Kontak Mata

Menjauhkan pandangan dari lawan bicara bisa menunjukkan rasa tidak percaya diri atau kegugupan.

Kadang juga menandakan bahwa seseorang sedang menyembunyikan sesuatu.

Namun demikian, penting dipahami bahwa dalam beberapa budaya, menghindari kontak mata justru merupakan bentuk sopan santun, jadi konteks tetap perlu diperhatikan.

  1. Tatapan Stabil

Kontak mata yang konsisten menandakan keterbukaan dan kepercayaan.

Ini menjadi indikasi kuat bahwa seseorang terlibat secara emosional dalam percakapan.

Meski demikian, tatapan yang terlalu intens bisa membuat orang lain merasa tidak nyaman, sehingga menjaga keseimbangan tetap diperlukan.

 Baca Juga: 7 Tanda Kamu Hanya Jadi 'Second Choice' dalam Hubungan, Waspadai Sikap Ini!

  1. Sering Berkedip

Kedipan mata yang berlebihan, selain sebagai reaksi alami tubuh, juga bisa menjadi sinyal bahwa seseorang sedang merasa cemas atau gugup.

Hal ini menjadi indikator bahwa mereka mungkin tidak nyaman dengan situasi pembicaraan.

Dengan memahami tanda ini, Anda bisa merespons lebih empatik dan menyesuaikan nada komunikasi.

 

  1. Melirik ke Atas Kanan

Melihat ke arah kanan atas biasanya dikaitkan dengan imajinasi atau pembuatan skenario dalam benak.

Ini sering muncul ketika seseorang membayangkan hal-hal yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Namun, seperti halnya gerakan lainnya, interpretasi ini harus dikombinasikan dengan pengamatan lebih luas agar tidak keliru menilai.

  1. Lirikan Menyamping

Melirik ke samping, apalagi disertai ekspresi menyipit, bisa menandakan skeptisisme atau keraguan.

Ini bisa menjadi pertanda bahwa lawan bicara butuh klarifikasi lebih dalam tentang sesuatu yang Anda sampaikan.

Gerakan ini dapat menjadi sinyal untuk memperbaiki cara penyampaian agar lebih meyakinkan dan jelas.

Baca Juga: Merasa Takut Saat Bertemu Orang Banyak? Itu Tanda Kamu Mengalami Fobia Sosial: Simak Cara Mengatasinya

Penutup

Gerakan mata memang bisa menjadi jendela untuk memahami proses pikir seseorang.

Namun, penting untuk tidak terburu-buru mengambil kesimpulan hanya dari satu gerakan.

Kombinasi antara sinyal nonverbal lain dan konteks percakapan harus selalu jadi pertimbangan utama. (mif)

Editor : Miftahul Khair
#pandangan #melirik #isi pikiran #gerakan mata #kontak mata #Tatapan #kedipan