PONTIANAK POST - Bagi masyarakat dengan rutinitas padat, menjaga kesehatan sering kali menjadi tantangan. Namun, solusi sederhana ternyata bisa dilakukan tanpa harus ke gym.
Dokter sekaligus edukator kesehatan, Adam Prabata, mengungkap bahwa cukup dengan 10 squat di sela aktivitas harian, seseorang sudah bisa membantu memperbaiki kondisi metabolik tubuh.
Solusi Praktis untuk yang Super Sibuk
Dalam unggahannya pada (8/4) di X, dr Adam menyoroti pentingnya aktivitas fisik ringan yang bisa disisipkan di tengah kesibukan.
“Bagi kalian yang sangat sibuk tidak punya banyak waktu, namun ingin tetap sehat, salah satu caranya adalah dengan menyelipkan 10 squat per hari di sela-sela kegiatan rutin kalian,” tulis dr Adam.
Menurutnya, pendekatan ini cocok bagi pekerja kantoran atau siapa pun yang memiliki waktu terbatas untuk berolahraga.
Didukung Penelitian 2024
Tak hanya sekadar saran, anjuran ini juga didukung oleh temuan ilmiah terbaru. Penelitian tahun 2024 menunjukkan bahwa aktivitas sederhana seperti squat memiliki dampak signifikan terhadap kesehatan metabolik.
“10 squat per 45 menit atau jalan kaki 30 menit, ternyata dapat memperbaiki kondisi metabolik tubuh, terutama gula darah,” jelasnya.
Hal ini menunjukkan bahwa olahraga ringan yang dilakukan secara konsisten dapat menjadi alternatif efektif untuk menjaga kesehatan, terutama bagi mereka yang berisiko mengalami gangguan metabolik.
Baca Juga: Manfaat Olahraga untuk Daya Tahan Tubuh: Proteksi dari Dalam Ala Ade Rai Bagi Kesehatan Optimal
Lebih Baik Dibanding Duduk Terlalu Lama
Penelitian tersebut juga membandingkan dua kebiasaan yang umum terjadi dalam kehidupan modern: aktif bergerak versus duduk terlalu lama.
“Penelitian ini membandingkan antara squat yang dilakukan di sela-sela kegiatan sehari-hari kita, dengan duduk terus selama 8-9 jam,” terang dr Adam.
Hasilnya, mereka yang rutin melakukan squat di sela aktivitas memiliki kondisi metabolik yang lebih baik dibandingkan mereka yang hanya duduk sepanjang hari.
Kunci Utama: Konsistensi
Dr Adam menekankan bahwa manfaat squat tidak akan optimal jika dilakukan sesekali saja.
“Squat ini perlu dilakukan rutin di sela-sela kegiatan sehari-hari kita kalau mau mendapatkan manfaat metabolismenya,” tutupnya.
Baca Juga: Rajin Olahraga Tapi Sering Cedera? Dokter Ungkap 3 Pilar Pentingnya
Artinya, kebiasaan kecil namun konsisten justru menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan tubuh. (*)
Editor : Miftahul Khair