Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Dokter Bongkar Bahaya Nonton Video Pendek di HP, Fokus Turun dan Otak Bisa Terganggu

Khoiril Arif Ya'qob • Sabtu, 25 April 2026 | 12:10 WIB
Ilustrasi menonton video pendek di ponsel yang dianggap sekadar hiburan ternyata menyimpan dampak serius bagi otak. (FREEPIK)
Ilustrasi menonton video pendek di ponsel yang dianggap sekadar hiburan ternyata menyimpan dampak serius bagi otak. (FREEPIK)

Ilustrasi menonton video pendek di ponsel yang dianggap sekadar hiburan ternyata menyimpan dampak serius bagi otak. (FREEPIK)

PONTIANAK POST - Kebiasaan menonton video pendek di ponsel yang dianggap sekadar hiburan ternyata menyimpan dampak serius bagi otak.

Dokter sekaligus edukator kesehatan Adam Prabata mengungkap temuan riset terbaru yang menunjukkan penurunan kemampuan fokus dan kontrol diri akibat konsumsi konten singkat secara berlebihan.

Turunkan Fungsi Eksekutif Otak

Dalam unggahan di platform X pada (24/4), Adam Prabata membagikan hasil penelitian yang menyoroti efek konsumsi video pendek terhadap fungsi kognitif.

Baca Juga: Hati-Hati Doomscrolling Sebelum Tidur, Ini Dampaknya bagi Kesehatan Mental

“Awalnya gua kira nonton short video di HP itu bisa menjadi pengisi waktu luang. Tapi setelah baca jurnal ini, gua baru tau efeknya bisa berbahaya untuk otak,” tulisnya.

Ia menjelaskan, penelitian dari Tiongkok melibatkan 48 partisipan yang dianalisis kebiasaan menonton video pendeknya.

Para peneliti kemudian mengukur fungsi atensi dan kontrol diri, serta melakukan pemeriksaan aktivitas otak menggunakan EEG.

Baca Juga: Mengenal Risiko Doxing Saat Menagih Utang Melalui Jalur Viral Media Sosial

Hasilnya menunjukkan korelasi yang cukup mengkhawatirkan.

“Semakin sering nonton short video, semakin turun kemampuan otak buat kontrol diri. Fungsi eksekutif otak, terutama atensi, juga menurun,” lanjutnya.

Overstimulasi Bikin Otak Sulit Fokus Jangka Panjang

Menurut Adam, karakteristik video pendek yang cepat, singkat, dan penuh reward instan dapat memicu overstimulasi pada otak.

Kondisi ini membuat otak terbiasa menerima rangsangan cepat, sehingga kesulitan mempertahankan fokus dalam jangka panjang.

“Lama-lama otak jadi kebiasaan butuh stimulus cepat, sehingga bikin fokus jangka panjang makin susah,” jelasnya.

Ia juga menyoroti temuan penting lain dari studi tersebut, yakni hubungan antara tingkat kecanduan menonton video pendek dengan kemampuan pengendalian diri.

“Semakin tinggi tingkat kecanduan (adiksi) untuk menonton short video di smartphone, berasosiasi dengan semakin rendah tingkat pengendalian diri (self control),” tulisnya.

Baca Juga: Hati-Hati Flexing Ibadah di Media Sosial, Ini Bahaya Sum’ah yang Bisa Menghapus Pahala

Hiburan Singkat Bisa Berdampak Panjang

Adam menegaskan, kebiasaan menonton video pendek tidak bisa lagi dianggap sepele. Dampaknya bukan hanya pada waktu yang terbuang, tetapi juga pada fungsi otak yang berperan penting dalam konsentrasi dan pengambilan keputusan.

“Kebiasaan nonton short video ternyata berkaitan dengan penurunan self-control dan turunnya fungsi eksekutif otak, terutama kemampuan atensi,” pungkasnya.

Temuan ini menjadi pengingat bahwa konsumsi konten digital perlu dibatasi secara bijak agar tidak mengganggu kesehatan mental dan fungsi kognitif dalam jangka panjang. (*)

Editor : Miftahul Khair
#baha nonton video pendek #fokus turun #ganggu fungsi otak #media sosial