Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Red Feifeng, Ikan Amazon yang Menarik untuk Koleksi dan Investasi

Chairunnisya • Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:07 WIB
Red Feifeng memiliki sisik yang menonjol dan sirip bagian bawah berwarna merah. (DOK JAWAPOS)
Red Feifeng memiliki sisik yang menonjol dan sirip bagian bawah berwarna merah. (DOK JAWAPOS)

PONTIANAK POST - Bagi sebagian penghobi ikan hias, memelihara ikan bukan hanya soal menikmati keindahan di akuarium.

Ada pula peluang investasi yang bisa diperoleh ketika ikan berhasil dibesarkan hingga ukuran tertentu.

Salah satu yang mulai dilirik adalah Red Feifeng, ikan asal Sungai Amazon yang memiliki harga jual cukup menjanjikan.

Baca Juga: Ikan Botana Lavender Punya Daya Tahan Kuat dan Perawatan Sederhana

Penghobi ikan Sugeng Supariyanto menjadi salah satu yang merasakan peluang tersebut. Hampir setahun lalu, ia membeli Red Feifeng dari importir yang mendatangkannya langsung dari Brazil.

’’Beli April tahun lalu. Beli 200 ekor,’’ jelasnya, dikutip dari Jawapos.

Saat itu ukuran ikan masih sekitar dua sentimeter dengan harga Rp 90 ribu per ekor.

Sugeng sengaja membeli dalam jumlah banyak karena tidak hanya ingin mengoleksinya, tetapi juga menjualnya kembali setelah besar.

Baca Juga: Warna Unik dan Lucu, Botana Lavender Cocok untuk Penghobi Ikan Pemula

Keputusan tersebut mulai membuahkan hasil. Beberapa Red Feifeng miliknya telah terjual dengan harga yang jauh lebih tinggi.

’’Ukurannya sekarang sekitar 18 sentimeter,’’ ungkapnya.

Untuk ukuran tersebut, Sugeng mematok harga Rp 500 ribu per ekor.

Pernah Terjual hingga Rp1,5 Juta

Menurut Sugeng, Red Feifeng tergolong ikan premium karena masih jarang ditemukan di pasaran. Kelangkaan itulah yang membuat harganya relatif tinggi.

Ia bahkan pernah menjual satu ekor Red Feifeng dengan harga Rp 1,5 juta.

’’Kira-kira panjangnya 30 sentimeter,’’ jelasnya.

Baca Juga: Manusia Jangan Kalah, Ikan Bunglon Putih Saja Setia dengan Pasangannya

Di habitat aslinya, ikan ini dapat tumbuh lebih besar lagi. Dalam pemeliharaan, Sugeng mengetahui ada Red Feifeng yang mampu mencapai panjang sekitar 50 sentimeter.

Modal Besar, Potensi Untung Menarik

Sugeng menilai tidak banyak penghobi yang berani memelihara Red Feifeng sejak ukuran kecil. Salah satu alasannya adalah kebutuhan modal yang cukup besar.

’’Nggak banyak yang berani pelihara ikan ini sejak kecil,’’ katanya.

Apalagi, importir tidak menjual ikan tersebut secara eceran.

Baca Juga: Mengenal Bunglon Putih, Ikan Hias Laut Langka yang Banyak Diburu Penghobi

’’Jadi memang harus berani dan yakin bisa membesarkannya,’’ tuturnya.

Meski demikian, peluang keuntungan yang ditawarkan membuat Red Feifeng menjadi salah satu ikan yang menarik bagi penghobi yang ingin mengembangkan koleksi sekaligus memperoleh nilai ekonomi dari hobinya. (*)

Editor : Chairunnisya
#akuarium #ikan hias #ikan