PONTIANAK POST - Memiliki tanaman hias yang cantik tidak cukup hanya dengan meletakkannya di tempat yang tepat.
Perawatan yang sesuai juga menjadi kunci agar tanaman tumbuh sehat. Hal ini berlaku pada hoya lacunosa bruno tricolor yang dikenal memiliki daun tiga warna menarik.
Menurut pemilik Kebun Wit.tanduran, Annisa Durotus Safa, tanaman ini sebenarnya tidak sulit dirawat. Namun, banyak pemula justru melakukan kesalahan mendasar.
Baca Juga: Hoya Lacunosa Bruno Tricolor, Tanaman Tiga Warna yang Mempercantik Teras Rumah
Terlalu Sering Menyiram
Kesalahan yang paling sering terjadi adalah penyiraman berlebihan. Padahal, hoya tidak menyukai media tanam yang terlalu basah.
Jika media terlalu lembap dalam waktu lama, akar tanaman berisiko membusuk hingga akhirnya mati.
’’Kesalahan pemula biasanya terlalu sering disiram. Padahal hoya lebih suka media tanam yang agak kering, bukan terlalu lembap,’’ katanya, dikutip dari Jawapos.
Baca Juga: Cara Menangani Tanaman Hias Baru Datang Agar Tidak Mengalami Stres Berat
Atur Frekuensi Penyiraman
Nisa menjelaskan, penyiraman ideal dilakukan dua kali dalam sepekan. Saat musim panas, penyiraman dapat dilakukan setiap dua hingga tiga hari sekali.
Sementara itu, pada cuaca lembap atau musim hujan, tanaman cukup disiram setiap tiga hingga lima hari sekali.
’’Pada dasarnya, media tanam sebaiknya dibiarkan kering terlebih dahulu sebelum disiram kembali,’’ jelasnya.
Baca Juga: 5 Jenis Tanaman Hias yang Bermanfaat untuk Taman Anda
Penempatan yang Tepat
Selain penyiraman, penempatan tanaman juga perlu diperhatikan. Banyak pemula menaruh hoya di tempat yang terlalu gelap karena khawatir tanaman cepat kering.
Padahal, cahaya terang diperlukan agar warna variegata pada daun tetap muncul dengan baik.
’’Letakkan di tempat terang tetapi tidak terkena sinar matahari langsung, misalnya di teras atau di bawah naungan paranet,’’ ujarnya.
Dengan pola penyiraman yang tepat dan pencahayaan yang cukup, hoya lacunosa bruno tricolor dapat tumbuh sehat serta mempertahankan keindahan warna daunnya. (*)
Editor : Chairunnisya