PONTIANAK POST - Dunia ikan hias tidak hanya diramaikan spesies berwarna mencolok.
Salah satu yang kini menarik perhatian kolektor adalah tapah short body, varian unik ikan tapah yang dikenal langka dan memiliki nilai jual tinggi.
Di habitat aslinya, ikan tapah (Wallago attu) dikenal sebagai predator air tawar berukuran besar. Anggota keluarga lele (Siluridae) tersebut dapat tumbuh hingga 2,4 meter.
Baca Juga: Mengenal Bunglon Putih, Ikan Hias Laut Langka yang Banyak Diburu Penghobi
Namun, anomali genetik melahirkan varian bertubuh pendek atau short body yang kini justru menjadi incaran penghobi.
Bentuk Unik Hasil Anomali Genetik
Berbeda dengan tapah biasa yang bertubuh panjang, tapah short body memiliki tubuh lebih pendek, padat, dan membulat. Meski tampilannya berbeda, karakter predatornya tetap melekat.
Penghobi ikan hias Pinarto Kusumo menjelaskan bahwa tapah short body merupakan hasil kelainan pertumbuhan yang kemudian diseleksi oleh breeder di Thailand.
"Jumlahnya sangat terbatas. Di Indonesia yang beredar secara legal saat ini hanya sekitar lima ekor," ujarnya, dikutip dari Jawapos.
Baca Juga: Cara Merawat Tiger Scat Hybrid Ikan Hias Unik Agar Tumbuh Optimal
Populasi Langka, Harga Ikut Melambung
Kelangkaan menjadi salah satu faktor yang membuat harga tapah short body terus meningkat. Secara tampilan, ikan ini tidak memiliki warna mencolok seperti arwana atau louhan.
Tubuhnya didominasi gradasi hitam dan cokelat.
Baca Juga: Moorish, Ikan Hias Eksotis dengan Sirip Panjang Mirip Layar Perahu
Namun, kombinasi bentuk tubuh yang unik dan populasinya yang sangat terbatas membuat nilainya tinggi di kalangan kolektor.
"Untuk seekor tapah short body berukuran sekitar 20 sentimeter, harganya bisa mencapai Rp 5 juta," katanya.
Bagi para penghobi, ikan ini bukan sekadar peliharaan, tetapi juga koleksi eksklusif yang mencerminkan kelangkaan dan keunikan. (*)
Editor : Chairunnisya