PONTIANAK POST - Upaya pencarian terhadap Sira (75), warga Dusun Mungguk Ombak, Desa Pelita Jaya, Kecamatan Tanah Pinoh Barat, Kabupaten Melawi, terus berlanjut memasuki hari kedua. Tim SAR gabungan memperluas area penyisiran hingga sejauh lima kilometer di aliran Sungai Cina, namun korban masih belum ditemukan.
Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian pada 9 April 2026 sore dari pemerintah desa setempat. Informasi awal menyebutkan korban hilang sejak 7 April 2026 malam saat pergi mencari ikan seorang diri.
“Laporan yang kami terima menyebutkan adanya kondisi membahayakan manusia, di mana seorang warga belum kembali setelah memancing di Sungai Cina,” ujarnya.
Baca Juga: Gempa Bumi Tektonik M2,6 Dirasakan di Kayan Hilir-Sintang, BMKG Ungkap Penyebab dari Aktivitas Sesar
Menurut keterangan keluarga, korban berangkat menggunakan perahu dengan membawa perlengkapan memancing, termasuk tas dan senter. Namun hingga dua hari setelah kejadian, ia tidak kunjung pulang. Warga setempat sempat melakukan pencarian secara mandiri, tetapi belum membuahkan hasil.
Tim Rescue dari Pos SAR Sintang yang tiba di lokasi langsung berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan untuk melanjutkan pencarian. Fokus penyisiran dilakukan di sekitar lokasi kejadian dengan arah hilir sungai.
“Pencarian hari kedua kami lakukan dengan memperluas area hingga lima kilometer ke arah Riam Kecala,” kata Junetra.
Baca Juga: Musrenbang Sintang 2027, Wagub Kalbar Tekankan Program Harus Tepat Sasaran dan Berdampak Nyata
Meski upaya penyisiran telah dilakukan hingga sore hari, operasi dihentikan sementara sekitar pukul 17.30 WIB dengan hasil nihil. Tim SAR memastikan pencarian akan dilanjutkan kembali dengan strategi yang diperluas.
Pada hari ketiga, tim berencana memperpanjang radius pencarian hingga enam kilometer dari titik awal kejadian. Selain itu, koordinasi dengan masyarakat setempat tetap dilakukan untuk memaksimalkan peluang penemuan korban.
“Hingga saat ini korban masih dalam pencarian. Operasi SAR akan terus dilanjutkan dengan pemantauan intensif di sekitar lokasi,” tambahnya.
Pencarian melibatkan berbagai unsur, termasuk tim SAR, aparat setempat, dan warga, yang bersama-sama menyisir aliran Sungai Cina demi menemukan korban. (nda)
Editor : Miftahul Khair