Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Populasi Usia Muda Capai 25 Persen, Ismail: Pemuda Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan

A'an • Kamis, 31 Oktober 2024 | 13:38 WIB
SEMINAR : Pj Bupati Ismail foto bersama peserta seminar kepemudaan di Mempawah.
SEMINAR : Pj Bupati Ismail foto bersama peserta seminar kepemudaan di Mempawah.

MEMPAWAH – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mempawah menggelar seminar kepemudaan 2024 di Gedung PGRI Mempawah di Jalan Utin Chandramidi, Senin (28/10). Seminar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-96 itu, dibuka Pj Bupati Mempawah, Drs H Ismail, MM.

Dihadapan para peserta seminar yang sebagian besar merupakan mahasiswa itu, Ismail mengungkapkan hasil Sensus Penduduk tahun 2020 menunjukkan 53,8 persen penduduk merupakan generasi milenial dan generasi Z.

 Baca Juga: Majukan Olahraga Basket, Viva Sungai Pinyuh Dambakan Lapangan Indoor

"Kelompok usia ini mencakup penduduk yang dikategorikan sebagai pemuda atau warga negara Indonesia yang menurut UU Nomor 40 Tahun 2009 berada pada rentang usia 16-30 tahun," jelasnya. 

Fakta jumlah penduduk usia muda yang besar, menurut Ismail dapat memberikan peluang penting untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Yakni dimulai dengan memperkuat dan meningkatkan kualitas para pemuda itu sendiri. 

"Karena itulah, pembangunan pemuda menjadi salah satu bagian penting dari kebijakan perencanaan pembangunan pemerintah. Jumlah penduduk kategori usia muda di Kabupaten Mempawah sekitar 81.227 jiwa atau sekitar 25,97 persen dari total jumlah penduduk Kabupaten Mempawah pada tahun 2023 lalu," ungkapnya.

Lebih jauh, Ismail menyebut penyusunan strategi pengembangan kewirausahaan pemuda yang tepat merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menekan angka pengangguran nasional melalui pengembangan kewirausahaan kalangan pemuda.

"Wirausaha dari kelompok pemuda memiliki sumber daya yang lebih rendah, pengalaman yang kurang, serta jejaring yang terbatas. Karenanya, kebijakan kewirausahaan yang responsif terhadap pemuda menjadi kebutuhan agar potensi besar pemuda membuka usaha dapat terealisasi sebagai solusi atas masalah pengangguran di Indonesia," paparnya.

Ismail menambahkan, intervensi program anggaran di bidang kepemudaan yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Mempawah melalui Program Pengembangan Kapasitas Daya Saing Kepemudaan, Program Pengembangan Kapasitas Daya Saing Keolahragaan dan Program Pengembangan Kapasitas Kepramukaan.

“Menjadi entrepreneur muda menawarkan banyak peluang, tetapi juga datang dengan tantangan signifikan, dengan persiapan yang matang, dukungan dari lingkungan sekitar dan kemauan untuk belajar, pemuda dapat meraih kesuksesan dalam dunia kewirausahaan,” pungkasnya.(wah)

Editor : A'an
#mempawah #pj bupati #hmi #ismail