Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Warga Desa Pasir Minta Solusi Atasi Banjir

A'an • Selasa, 3 Desember 2024 | 15:13 WIB

 

AUDIENSI: Rapat koordinasi rencana audiensi dengan Penjabat Bupati dan DPRD Mempawah.
AUDIENSI: Rapat koordinasi rencana audiensi dengan Penjabat Bupati dan DPRD Mempawah.

MEMPAWAH – Pemerintah Desa Pasir beserta elemen masyarakat akan melakukan audiensi dengan DPRD dan Pemerintah Kabupaten Mempawah. Mereka akan memperjuangkan aspirasi penanganan dan penanggulangan banjir yang saban tahun merendam lingkungan masyarakat Desa Pasir.

“Kami sudah melakukan rapat koordinasi bersama jajaran perangkat desa dan elemen masyarakat Desa Pasir. Intinya, kita sepakat untuk memperjuangkan solusi banjir yang terjadi di Desa Pasir ke tingkat kabupaten,” tegas Plt Kades Pasir, Muhammad Amin usai memimpin rapat di Balai Desa Pasir, Senin (2/12) di Kantor Desa Pasir.

Rencananya, sambung Amin, pihaknya akan melakukan audiensi bersama DPRD dan Pj Bupati Mempawah. Audiensi akan diikuti para perangkat desa mulai dari BPD, Kepala Dusun dan elemen terkait lainnya.

“Kita ingin pemerintah daerah merealisasikan solusi yang paling konkrit untuk mengatasi banjir di Desa Pasir. Yakni membuka saluran pembuangan air menuju ke laut,” ungkapnya.

Hari ini, masih disampaikan Amin, pihaknya akan memulai pembersihan saluran air menuju ke Makam Pahlawan dengan menggunakan alat berat dari Dusun Pasir Laut. Dia berharap upaya itu dapat lebih dioptimalkan dengan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Mempawah.

“Sampai hari ini, kita melihat belum ada perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Mempawah untuk mengatasi persoalan banjir di Desa Pasir. Makanya, kita akan perjuangkan agar penanganan banjir di Desa Pasir bisa lebih fokus dan serius,” tegasnya.

Saat ini, Amin melaporkan sebagian besar wilayah Desa Pasir telah terendam banjir dengan ketinggian kurang lebih 90 centimeter dari permukaan tanah dan 30 centimeter didalam rumah warga.

“Ada lima dusun yang sudah terdampak banjir dengan total 5.320 jiwa. Terdiri dari Dsuun Sebukit rama 1.768 jiwa, Dusun Suap 808 jiwa, Parit Amanku 1.120 jiwa, Pasit Tengah 1.124 jiwa, Pasir Laut 250 jiwa dan satu pondok pesantren sebanyak 250 santri,” paparnya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mempawah mengungkapkan ada enam desa yang terendam banjir. Yakni, Desa Antibar, Desa Sejegi, Desa Pasir, Desa Sui Batang, Desa Sui Bakau Besar Laut dan Desa Nusapati.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana, BPBD Mempawah, Purwadi menyebut banjir yang merendam enam desa di Kabupaten Mempawah dipicu tingginya intensitas curah hujan dalam beberapa waktu belakangan ini.

“Selain curah hujan yang tinggi, faktor lainnya banjir kiriman dari daerah perhuluan, serta terjadi pasang air laut dan saluran air yang tidak lancar dilingkungan masyarakat. Nah, dari berbagai faktor itulah menyebabkan terjadinya banjir,” bebernya.

Terakhir, Purwadi menginformasikan berdasarkan perkiraan BMKG Stasiun Mateorologi Supadio Pontianak, untuk wilayah Kabupaten Mempawah masih akan terjadi hujan hingga awal Desember ini.

“Potensi hujan di Kabupaten Mempawah pada 29 November-3 Desember hujan ringan-sedang, kemudian tanggal 4-5 Desember hujan sedang hingga lebat,” pungkasnya.(wah)

Editor : A'an
#mempawah #DESA PASIR #banjir