Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

BPBD Mempawah Catat 20.549 Jiwa Terdampak Banjir

A'an • Selasa, 28 Januari 2025 | 11:50 WIB

 

EVAKUASI: Salah satu titk evakuasi korban banjir di Dusun Telayar, Desa Sejegi, Kecamatan Mempawah Timur.
EVAKUASI: Salah satu titk evakuasi korban banjir di Dusun Telayar, Desa Sejegi, Kecamatan Mempawah Timur.

PONTIANAK POST – Kepala Bidang Penanggulangan Bencana, BPBD Mempawah Purwadi mengugnkapkan banjir di wilayahnya telah berlangsung sejak sepekan lalu. Banjir merendam telah merendam 5 kecamatan, 12 desa dan kelurahan serta berdampak terhadap 5.537 kepala keluarga atau 20.549 jiwa.

“Banjir di Kabupaten Mempawah ini disebabkan beberapa faktor. Di antaranya curah hujan yang merata hampir terjadi setiap hari, kemudian limpahan banjir dari daerah perhuluan Kabupaten Landak,” terang Purwadi, Senin (27/1) pagi di Mempawah.

Dia menambahkan, ada beberapa daerah yang cukup rentan terendam banjir dengan ketinggian antara 1-1,5 meter seperti di Desa Pasir, Desa Sejegi dan Toho.

“Kami sudah menyediakan 10 titik evakuasi untuk korban banjir di Kabupaten Mempawah. Salah satu titik evakuasi tersebut yakni di Mess Chandramidi Mempawah,” tuturnya.

Lebih lanjut, Purwadi mengungkapkan, pihkanya telah melakukan langkah-langkah strategis dalam penanganan dan penanggulangan banjir di Kabupaten Mempawah. Diantaranya dengan melakukan koordinasi bersama Forkopimda dan menetapkan status tanggap darurat bencana sejak tanggal 24 Januari 2025.

“Kami telah membuka posko-posko penanganan banjir baik di tingkat kabupaten maupun desa-desa terdampak banjir,” paparnya.

Kemudian, masih disampaikan Ismail, Pemerintah Kabupaten Mempawah telah membentuk posko kesehatan di Mess Chandramidi dan menyediakan layanan mobile kesehatan melalui petugas puskesmas dan pustu setempat.

“Kami juga telah turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi banjir serta menyalurkan bantuan berupa logistik dengan memprioritaskan titik-titik evakuasi korban banjir,” katanya.

Terakhir, Ismail mengatakan pihaknya telah melaporkan kondisi banjir kepada Pemerintah Provinsi Kalbar sekaligus minta dukungan kepada seluruh stakeholder untuk membantu para korban banjir di Kabupaten Mempawah.

“Secara terpadu, kami akan terus melaksanakan langkah-langkah penanganan yang efektif dan terpadu serta mengupdate perkembangan banjir di Kabupaten Mempawah,” pungkasnya.(wah)

Editor : A'an
#banjir #BPBD MEMPAWAH