PONTIANAK POST – Hari pertama kerja sebagai Bupati Mempawah periode tahun2025-2030, Hj Erlina langsung tancap gas dengan melaksanakan rapat kerja, Rabu (5/3) di ruang kerjanya. Dalam rapat tersebut, Bupati Erlina menetapkan tiga target utama dalam seratus hari kerjanya.
Rapat kerja tersebut dihadiri Wakil Bupati Mempawah H Juli Suryadi Burdadi, Sekretaris Daerah Ismail, Kepala Bappeda Ami Febrianto, Kepala BPPRD, Kepala Dinas PUPR dan Kepala DPKUKMPTSP Kabupaten Mempawah.
“Salah satu agenda penting dalam rapat kerja ini membahas upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi potensi-potensi daerah. Salah satunya dari sektor pajak,” terang Erlina.
Tak hanya sektor pajak, lanjut Erlina, dirinya juga mengidentifikasi potensi-potensi lain yang berpeluang mendulang PAD bagi Pemerintah Kabupaten Mempawah di masa mendatang.
“Kita akan maksimalkan seluruh potensi yang ada untuk mendongkrak PAD. Karena, peningkatan PAD sangat penting dalam mendukung program kerja pemerintah daerah nantinya,” pendapat dia.
Selain persoalan PAD, lanjut Erlina, dirinya juga menargetkan dua persoalan lainnya yang akan dikerjakan pada 100 hari pertama kerjanya sebagai Bupati Mempawah periode tahun2025-2030.
“Kita juga akan fokus pada pengelolaan sampah dan swasembada pangan. Kita akan maksimalkan sumber daya yang ada untuk mengatasi persoalan sampah di Kabupaten Mempawah,” tegasnya.
Kemudian, dikatakan Erlina, pihaknya juga akan mewujudkan swasembada pangan di Kabupaten Mempawah. Hal itu dipandang penting dalam rangka mendukung Asta Cita Presiden Prabowo.
“Kami akan merumuskan langkah-langkah strategis dalam mewujudan swasembada pangan pada 100 hari pertama masa kerja yang dimulai hari ini,” tuturnya.
Karena itu, Erlina mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Mempawah agar saling bersinergi dalam rangka mendukung program kerja pemerintah daerah demi terwujudnya kemajuan dan kesejahteraan.
“Mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar semua target kerja ini bisa tercapai dengan maksimal. Kita berharap PAD bisa meningkat, masalah sampah teratasi dan swasembada pangan bisa terwujud,” pungkasnya.(wah)
Editor : A'an