PONTIANAK POST – Aktivitas silaturahmi di kalangan masyarakat meningkat pada momentum lebaran. Bagi mereka yang ingin bepergian keluar kota, maka jasa travel antar kota menjadi salah satu pilihan. Tak heran, pada momentum lebaran ini para pemilik jasa travel mobil pribadi meraup cuan.
Salah seorang pemilik travel, Rahmat mengaku lebaran menjadi salah satu momentum yang ditunggu-tunggu. Sebab, masyarakat yang menggunakan jasa travel mobil pribadi meningkat dibandingkan hari normal.
“Alhamdulillah, pada momentum lebaran ini cukup banyak penumpang yang menggunakan jasa travel mobil pribadi,” ucap Rahmat, Jumat (4/4). Menurut Rahmat, pada momentum lebaran ini dirinya bisa memperoleh penghasilan kotor untuk jasa travel penumpang dengan tujuan Mempawah-Pontianak atau sebaliknya sebesar Rp 1 juta- Rp 1,5 juta per hari.
“Sehari bisa mendapatkan Rp 1 juta sampai Rp 1,5 juta. Karena, rata-rata setiap kali jalan penumpang tujuan Mempawah-Pontianak atau sebaliknya sebanyak 3-4 orang,” tuturnya. Meski demikian, Rahmat memastikan dirinya tidak menaikan tarif jasa travel pada momentum lebaran. Tarif yang dipatok tetap sama dengan hari-hari biasanya.
“Untuk tarif tetap sama, Mempawah-Pontianak Rp 100 ribu per orang. Hari biasa atau lebaran, tarifnya tetap seperti itu tidak ada kenaikan,” jelasnya. Walau mendapatkan penghasilan yang cukup besar, Rahmat mengaku tidak serta merta seluruh penghasilan tersebut bisa dinikmati. Sebab, dirinya juga harus menyisihkan penghasilan yang diperoleh untuk biaya operasional dan perawatan kendaraan.
“Tetap harus dibagi-bagi penghasilan yang diperoleh. Bagaimana pun harus ada biaya perawatan kendaraan. Paling tidak kita ganti oli, service mobil dan lainnya,” ujarnya. Jasa travel antar kota dengan menggunakan mobil pribadi semakin menjamur di Kota Mempawah. Dalam beberapa tahun terakhir, usaha ini cukup menjanjikan dan semakin diminati masyarakat yang kerap bepergian keluar kota dengan biaya yang cukup terjangkau.(wah)
Editor : Hanif