PONTIANAK POST – Pelatihan Mempawah Pacak Beritong Pakai Care Gampang, Asyik, dan Menyenangkan (Gasing) yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disdikporapar) Mempawah telah berakhir. Pelatihan ditutup oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Mempawah, Drs H Ismail, MM, Senin (28/4).
Penutupan pelatihan yang telah dimulai sejak tanggal 10 April lalu itu turut dihadiri Kepala Disdikporapar Mempawah H Elzuratnam, Koordinator Gasing, dan Pimpinan OPD Pemerintah Kabupaten Mempawah.
“Pelatihan ini ditujukan untuk membekali guru-guru sebagai agen perubahan dalam menguasai metode pembelajaran matematika yang efektif dan menyenangkan.
Metode Gasing (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan), yang dikembangkan oleh Prof. Yohanes Surya, Ph.D sejak tahun 1996, menjadi inti dari pelatihan ini,” kata Ismail.
Lebih lanjut, Ismail menilai penerapan metode itu telah terbukti mampu membuat proses belajar matematika lebih mudah dipahami, menarik, serta meningkatkan kepercayaan diri siswa terhadap pelajaran tersebut.
“Semoga para peserta pelatihan dapat menerapkan ilmu yang didapat pada satuan pendidikan masing-masing secara berkelanjutan, serta menyebarluaskan kepada rekan-rekan guru lainnya,” harap Sekda.
Ismail juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi, khususnya para fasilitator, narasumber, pendamping, guru, dan murid yang mengikuti kegiatan dengan penuh dedikasi.
"Kegiatan ini bukan hanya meningkatkan kemampuan numerasi, tetapi juga membangun fondasi berpikir logis dan kritis. Mari kita terus bergerak dan berkolaborasi membangun pendidikan yang lebih baik, demi generasi masa depan yang berkarakter, cerdas, mandiri, tangguh, dan siap menghadapi tantangan zaman," ujar Ismail.
Dengan berakhirnya pelatihan ini, diharapkan pendidikan di Kabupaten Mempawah semakin maju dan berkembang, selaras dengan visi, misi, serta motto daerah.
"Mari kita terus bergerak dan berkolaborasi bersama, membangun pendidikan yang lebih baik demi generasi masa depan yang berkarakter, cerdas, mandiri, tangguh dan siap menghadapi tantangan zaman," pungkasnya.(wah)
Editor : Hanif