PONTIANAK POST – Ketua DPRD Kabupaten Mempawah, Safruddin Asra, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli dan menghargai keberadaan penyandang disabilitas, khususnya anak-anak berkebutuhan khusus. Hal ini ia sampaikan saat menghadiri Pentas Seni Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Mempawah, Selasa (10/6), yang mengusung tema “Kreativitas Tanpa Batas, Potensi Tanpa Henti”.
“Kita semua harus belajar untuk tidak melihat keterbatasan, tapi mulai mengapresiasi semangat dan potensi mereka. Sudah saatnya masyarakat lebih terbuka dan inklusif terhadap saudara-saudara kita difabel,” ujar Safruddin.
Safruddin menilai pentas seni ini bukan sekadar ajang hiburan, melainkan media aktualisasi diri bagi anak-anak SLB, sekaligus ruang untuk membangun rasa percaya diri dan kemampuan bersosialisasi.
Dia juga memastikan bahwa pihak legislatif terus mendukung program-program pendidikan inklusif, baik dari sisi anggaran, regulasi, maupun kebijakan pembangunan.
“Kami berkomitmen mendorong pemerintah daerah agar lebih banyak menghadirkan program-program yang ramah terhadap difabel, termasuk penguatan fasilitas pendidikan dan pelatihan guru,” katanya, sembari menambahkan kegiatan seperti pentas seni menjadi gambaran nyata bahwa Mempawah sedang bergerak ke arah yang lebih inklusif. Dia pun berharap kegiatan seperti ini rutin dilaksanakan.
“Masyarakat harus kita edukasi untuk lebih memahami dan menghargai keberagaman. Difabel bukan objek belas kasihan, mereka adalah subjek pembangunan yang punya hak dan kontribusi nyata,” ucapnya. (wah)
Editor : Miftahul Khair