Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Forkopimcam Toho Tertibkan Balapan Liar di Perbatasan Mempawah-Landak, Tiga Pemuda Dibina

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Sabtu, 14 Maret 2026 | 15:26 WIB

 

PATROLI: Petugas saat melakukan patroli bersama mengantisipasi balapan liar.
PATROLI: Petugas saat melakukan patroli bersama mengantisipasi balapan liar.

PONTIANAK POST — Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (forkopimcam) Toho melakukan penertiban balapan liar di Jalan Raya Toho-Bengkayang, Desa Sepang, Kamis (12/3) sore. Sebanyak tiga pemuda diamankan di kawasan Tugu Perbatasan Mempawah-Landak. Mereka pun mendapatkan pengarahan dan bimbingan dari aparat berwenang.

Penertiban dipimpin oleh Camat Toho yang diwakili Kasi Trantif, Deo Mendes bersama jajaran Polsek Toho dan Koramil Toho, serta Kepala Desa Sepang, Urada. Para petugas gabungan melakukan patroli bersama di Jalan Raya Toho-Bengkayang di Kawasan Tugu Perbatasan Mempawah-Landak. Hasilnya, petugas mendapatkan tiga pemuda dengan masing-masing kendaraan yang telah dimodifikasi. Mereka sedang bersantai di jembatan yang diduga menjadi titik tongkrongan para pemuda yang terlibat dalam aksi balapan liar di wilayah tersebut.

Saat diidentifikasi petugas, ketiga pemuda berinisial OK dan MA, merupakan warga Desa Pak Utan, Kecamatan Toho, serta RO, warga Desa Sepang, Kecamatan Toho. Dalam arahannya, petugas mengimbau dan memperingatkan agar para pemuda tidak melakukan aksi balapan liar yang dapat merugikan diri sendiri, serta membahayakan keselamatan pengguna jalan raya lainnya. Para petugas juga meminta para pemuda mengembalikan penggunaan knalpot racing menjadi knalpot biasa sesuai standar sepeda motor yang dimiliki.

“Patroli ini menindaklanjuti keresahan masyarakat sekitar yang mengaku khawatir dengan maraknya aktivitas balapan liar di Jalan Raya Toho-Bengkayang atau di sekitar tugu perbatasan Mempawah-Landak ini,” terang petugas.

Disamping itu, masih disampaikan petugas, patroli gabungan dimaksudkan untuk mencegah serta mengantisipasi potensi kecelakaan lalu lintas yang disebabkan aktivitas balapan liar.

“Pada prinsipnya, kita ingin menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat pengguna jalan. Agar, para pengguna jalan tetap mematuhi tertib berlalu lintas sebagaimana mestinya,” pungkas dia. (wah)

Editor : Hanif
#bengkayang #Balapan liar #TOHO #FORKOPIMCAM #Pembinaan aparatur daerah #Pemuda