Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Mengenal Opu Daeng Manambon, Bangsawan Bugis dari Kerajaan Luwu yang Berjasa Menyebarkan Islam di Kalbar

Silvina • Selasa, 14 Juli 2026 | 15:04 WIB
IKUT : Dua pelajar dari luar negeri Sophie dan Shizuka bersama kedua pendampingnya saat mengikuti ritual ziarah ke makam Opu Daeng Menambon di Sebukit Rama pada Selasa (3/9) tahun 2024
IKUT : Dua pelajar dari luar negeri Sophie dan Shizuka bersama kedua pendampingnya saat mengikuti ritual ziarah ke makam Opu Daeng Menambon di Sebukit Rama pada Selasa (3/9) tahun 2024. (DOK PONTIANAK POST)

 

PONTIANAK POST – Sejarah penyebaran Islam di Kalimantan Barat tidak terlepas dari sosok Opu Daeng Manambon, seorang bangsawan Bugis asal Kerajaan Luwu, Sulawesi Selatan. Selain dikenal sebagai pendiri sekaligus raja pertama Kerajaan Mempawah, ia juga memiliki peran penting dalam memperkuat dakwah Islam di wilayah pesisir barat Pulau Kalimantan.

Melalui kepemimpinannya, Opu Daeng Manambon tidak hanya membangun sistem pemerintahan yang kokoh, tetapi juga menghadirkan perkembangan agama Islam yang berlangsung secara damai dan diterima oleh masyarakat setempat.

Menurut keterangan dari laman Kerukunan Keluarga Luwu Raya,  Opu Daeng Manambon diperkirakan lahir sekitar tahun 1695 di Kerajaan Luwu, Sulawesi Selatan. Ia merupakan putra Opu Tandre Borong Daeng Rilekke, seorang tokoh penting di lingkungan Kerajaan Luwu.

Baca Juga: Benteng Kota Batu di Mempawah Infonya Terbuat dari Pasir Pantai, Ini Keunikannya

Bersama saudara-saudaranya yang terkenal sebagai Lima Opu Bugis, Opu Daeng Manambon tumbuh sebagai sosok pemberani, cakap dalam strategi pemerintahan, serta memiliki kemampuan militer yang disegani.

Pada awal abad ke-18, mereka memulai perjalanan merantau ke berbagai wilayah Nusantara, termasuk Semenanjung Malaka dan Kalimantan. Dalam perjalanan tersebut, mereka kerap dipercaya menjadi panglima perang, penasihat kerajaan, hingga penengah konflik di sejumlah kerajaan Melayu.

Strategi Menyebarkan Islam di Mempawah

Baca Juga: Ketua DPD RI  Pernah Tinjau Benteng Kota Batu Mempawah, Bukti Pentingnya Warisan Sejarah Kerajaan

Penyebaran Islam yang dilakukan Opu Daeng Manambon tidak dilakukan melalui paksaan, melainkan dengan pendekatan sosial, budaya, dan pendidikan.

Beberapa langkah penting yang dilakukan antara lain:

Baca Juga: Menguak Sejarah Benteng Kota Batu Mempawah, Benteng Pertahanan yang Lahir dari Perebutan Takhta

Baca Juga: Makam Keramat Songkok di Mempawah Selalu Ramai Diziarahi, tetapi Tak Seorang Pun Tahu Siapa yang Terkubur

Islam Berkembang Pesat di Kalimantan Barat

Pendekatan yang dilakukan Opu Daeng Manambon terbukti membawa dampak besar bagi perkembangan Islam di Kalimantan Barat.

Dalam waktu yang relatif singkat, Islam berkembang menjadi agama yang dianut oleh sebagian besar masyarakat Mempawah. Kawasan tersebut kemudian menjadi salah satu pusat penyebaran Islam yang berpengaruh di pesisir barat Kalimantan.

Baca Juga: Kisah Rumah Pertama di Desa Mendalok Mempawah, Warisan Perantau Sambas yang Dihuni Hingga Generasi Ketiga

Keberadaan para ulama yang didatangkan ke Mempawah juga melahirkan jaringan dakwah yang terus berkembang hingga wilayah-wilayah lain di Kalimantan Barat.

Editor : Silvina
#opu daeng manambon #biografi opu daeng manambon #raja pertama mempawah #kerajaan luwu sulawesi selatan #tokoh penyebar islam di kalbar