Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

UPT Taman Budaya Kalbar Gelar Festival Ethnic Coustic

Shando Safela • Kamis, 3 September 2020 | 11:20 WIB
Kepala UPT Taman Budaya Kalbar, Kristianus.
Kepala UPT Taman Budaya Kalbar, Kristianus.
PONTIANAK-Unit Pelaksana Teknis (UPT) Taman Budaya Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) akan menggadakan festival musik bertajuk 'ethnic coustic' di Taman Budaya Kalbar, Sabtu (5/9) mendatang. Kegiatan ini bertujuan untuk mengangkat kembali musik-musik tradisi agar lebih dikenal oleh masyarakat.

Kepala UPT Taman Budaya Kalbar Kristianus menjelaskan, kegiatan festival ini terbuka untuk umum bagi seluruh pegiat musik yang ada di Kalbar. Bisa diikuti oleh para pelajar, mahasiswa maupun sanggar-sanggar seni yang ada. Kelompok peserta bisa menyajikan karya aransemen secara ensambel antara musik tradisional (etnik) dan musik modern. "Karena itu temanya ethnic coustic," ungkapnya kepada Pontianak Post, Rabu (2/9).

Menurutnya selama ini kegiatan kesenian di Taman Budaya Kalbar memang lebih banyak ke seni tradisi. Baik berupa seni tari, seni rupa, musik dan teater tradisional. Dengan festival musik ini akan muncul karya musik baru dari para peserta yang mengacu pada musik-musik etnis di Kalbar. Semisal lagu daerah atau lagu tradisi di etnis tertentu, bisa diaransemen kembali menjadi karya baru yang enak didengar.

"Jadi dari lagu yang ada bisa diaransemen kembali jadi karya baru menggunakan alat musik tradisional dan modern, jadi ada penggabungan antara tradisi dan modern," paparnya.

Untuk jurinya disebutkan terdiri dari pegiat atau aktivis seni musik yang ada di Kalbar. Harapannya minat dan bakat dari para pemusik bisa tersalurkan dari kegiatan ini. Dan bahwa ke depan musik yang perlu dikembangkan bukan hanya musik modern saja tapi juga musik tradisional. "Makanya ada kolaborasi (etnis dan modern) menjadi sebuah garapan musik yang baru. Jadi kami berusaha untuk mengangkat kembali musik-musik tradisi (di Kalbar)," pungkasnya.(bar) Editor : Shando Safela