Salah satunya, akan diadakan karnaval kapal hias susur sungai yang akan dilaksanakan di Sungai Kapuas, pada rangkaian pembukaan PGD XXXVIII Provinsi Kalbar pada 20 Mei 2024 mendatang.
Hal itu diketahui saat panitia, dan Sekretariat Bersama Kesenian Dayak (Sekberkesda) Kalbar di Pontianak selaku penyelenggara, menggelar konferensi pers di Rumah Radakng, Minggu (12/5).
Dimana dalam kesempatan itu, juga turut dihadiri Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kalbar Windy Prihastari sebagai perwakilan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar.
“Pemprov Kalbar sangat mendukung berbagai event yang dilaksanakan, salah satunya ini (PGD) wisata budaya ,yang event ini masuk ke dalam kalender event Kalbar yang pada waktu itu di-launching oleh Menparekraf RI Sandiaga Uno,” ungkap Windy.
Windy menambahkan, pihaknya bahkan sudah menyampaikan undangan kepada Menparekraf agar bisa hadir pada PGD XXXVIII Provinsi Kalbar nanti.
Karena, ia ingin event budaya tahunan ini juga bisa masuk ke dalam Karisma Event Nusantara (KEN).
“Tentunya mengikuti berbagai macam kurasi yang nantinya akan diadakan oleh Kemenparekraf pada waktunya. Untuk itu dukungan dari Pemprov Kalbar, baik moril, dan dana (diberikan),” ungkapnya.
Karena ia melihat, dalam rangka menarik wisatawan ke suatu daerah, bukan hanya mengandalkan destinasi, tetapi juga event-event yang ada.
Disporapar Kalbar menurutnya sudah melakukan berbagai macam strategi dalam pemasaran pariwisata, salah satunya lewat berbagai event.
“Pada 2023 (lalu) telah terjadi kenaikan tingkat kunjungan wisata sebesar 35 persen, menjadikan Kalbar berada di posisi keenam pergerakan wisatawan tertinggi se-Indonesia. Ini menjadi semangat kita semua untuk mendorong semakin banyak event yang diselenggarakan,” paparnya.
Windy mengatakan PGD juga merupakan salah satu warisan budaya tak benda Kalbar. Dan itu telah ditetapkan oleh Kemendikbud sejak 2016 lalu.
“Patut kiranya kita menjaga dan menjadikan event ini besar di Kalbar, bukan hanya (mendatangkan) wisatawan nusantara yang akan berkunjung ke Kalbar, tetapi juga mancanegara,” harapnya.
Sementara itu, Sekretaris Umum PGD XXXVIII Provinsi Kalbar Yulia Sasti menjelaskan, sampai H-7 kemarin, persiapan event tersebut telah mencapai 85 persen.
Khusus untuk pembukaan pada 20 Mei 2024 mendatang, Yulia mengatakan konsepnya akan berbeda dari tahun sebelumnya.
Dimana akan ada pawai atau karnaval air, dan juga karnaval darat yang dimulai pada sore hari.
“Jadi dari sungai kita akan ada pawai di kapal, kemudian nanti kita turun, baru kemudian dilanjutkan dengan karnaval budaya (darat) sampai ke Rumah Radakng,” jelasnya.
Selain itu, acara pembukaan di Rumah Radakng sendiri akan digelar pada malam harinya.
Menurut Yulia, pihaknya juga telah mengundang para pejabat dari pemerintah pusat.
Mulai dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, serta Menparekraf RI Sandiaga Uno.
“Kami menunggu kepastian dari pusat, untuk memastikan para pejabat yang hadir saat pembukaan,” katanya.
Sementara untuk lomba-lomba yang diadakan juga sangat beragam, diantaranya pemilihan bujang dara gawai, lomba sumpit, lomba lagu dayak anak-anak, lomba silat, lomba melukis perisai, lomba busana anak, lomba gasing, lomba tari, lomba masakan tradisional khas Dayak, lomba tato, dan lainnya. Untuk tahun ini PGD sendiri akan digelar 20-25 Mei 2024.
Namun sebelum itu juga terlebih dahulu digelar berbagai acara seperti Misa Syukur, Ziarah, dan Ngampar Bide.
“Tahun ini kita mengangkat (tema) Kabupaten Landak, dan simbol yang kita angkat adalah Pabayo. Di saat pembukaan nanti ada meraut Pabayo, dan kita ada eksibisi untuk meraut Pabayo, sebagai simbol masyarakat Dayak atas pesta syukur,” terangnya. (bar)
Editor : Syahriani Siregar