Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Nama Martinus-Muhammad Menguat, Jadi Lawan Tangguh Aron di Pilbup Sekadau ?

A'an • Senin, 24 Juni 2024 | 18:30 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

PONTIANAK - Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sekadau bulan November 2024 mendatang, bakalan penuh kejutan. Terbaru dari Bumi Lawang Kuari, isu mencuat adalah duet maut Martinus-Muhammad, diprediksi bakalan maju melawan petahana, Aron. Keduanya diketahui sama-sama anggota DPRD Provinsi Kalbar dari dapil Sekadau-Sanggau. Martinus dari Fraksi PDI Perjuangan. Sementara Muhammad dari Fraksi PAN Kalbar. Benarkah ?

Martinus Sudarno Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat, saat diminta pendapatnya tidak mengiyakan atau menolak isu santer di Pilbup Kabupaten Sekadau tersebut."Masih cair, bisa ya atau bisa tidak. Tetapi namanya usaha berpasangan dalam berpolitik harus dihargai," ucapnya ketika ditanyai wartawan.

Menurut dia, namanya memang santer diberitakan bakalan diberikan surat tugas atau mandat untuk menceburkan diri bertarung di Pilbup Sekadau pada November 2024 mendatang. Hanya memang, dia masih belum mau mendahului, sampai benar-benar menerima surat tersebut di tangan. "Pastinya apapun perintah DPP PDI Perjuangan, saya siap dan bakalan serius menjalankan tugas partai," ucapnya. "Kalau ditugaskan maju, saya bakalan maju," timpal dia.

Martinus sendiri memastikan melangkah maju dan memilih pasangan mendengar apa yang sebenarnya diinginkan masyarakat Kabupaten Sekadau. Memang ada beberapa alternatif pasangan yang disodorkan kepada dirinya. Ada yang  kurang serius, banyak juga beberapa tokoh mengajaknya untuk bertarung di Pilbup Sekadau 2024 mendatang.

5 Kabupaten Tunggu Surat Tugas.

Pengurus DPD PDI Perjuangan Kalbar ini juga menyampaikan bahwa di Kalimantan Barat, memang ada beberapa kabupaten yang belum menerima surat tugas dari DPP PDI Perjuangan. Di antaranya di Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Sambas, Kayong Utara, Sekadau dan Kabupaten Mempawah. "Namun dari beberapa kabupaten tersebut, tak sedikit peminat," ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya,sembilan kader terbaik PDI Perjuangan didorong untuk maju sebagai calon Gubernur, Wakil Gubernur, Walikota, Wakil Walikota, Bupati dan Wakil Bupati. Mereka diberikan surat mandat atau surat tugas dari DPP PDI Perjuangan yang sudah disampaikan langsung kepala kader-kadernya.

Martinus menyampaikan memang ada Sembilan kader terbaik dari internal PDI Perjuangan yang sudah diberikan surat tugas atau surat mandat untuk bersiap-siap menceburkan diri di Pilkada serentak 2024 ini.

Surat tugas diberikan untuk membentuk koalisi dan saling menjajaki kerjasama dengan bakal calon kepala daerah lain.

"Ini memang surat tugas untuk Calon Gubernur, wakil Gubernur, Walikota, Wakil Walikota juga Bupati atau Wakil Bupati. Ada 9 daerah diberikan surat tugas atau surat mandat DPP," ucapnya.

Adapun daerah-daerah diberikan surat mandat diantaranya, Karolin Margret Natasha dengan surat tugas untuk calon Bupati Kabupaten Landak. Di Kabupaten Melawi nama Malin, Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan juga didorong maju Bupati dan Wakil Bupati Melawi.

"Untuk Kabupaten Ketapang, nama Thomas Alexander, anggota DPRD Kalbar 3 periode diberikan mandat atau surat tugas untuk maju sebagai calon Bupati," ucapnya.

Nama lain yang diberikan surat tugas adalah Fransiskus Diaan untuk maju sebagai calon Bupati Kapuas Hulu. Nama lainnya adalah  Tjhai Chui Mie, Walikota Singkawang periode 2017-2022 juga anggota DPRD Kalbar terpilih dari dapil Singkawang-Bengkayang didorong maju sebagai calon Walikota Singkawang.

Nama Sukiryanto anggota DPD RI dapil Kalimantan Barat yang juga caleg DPR RI dapil Kalbar 1 dari PDI Perjuangan didorong bertarung di Kota Pontianak. Pengusaha properti Kalbar ini diberikan surat mandat untuk maju sebagai calon Walikota Pontianak dan Wakil Walikota Pontianak.(den)

Editor : A'an
#kalbar #sekadau #pilkada 2024 #bacalon