PONTIANAK - Sebanyak 65 Anggota DPRD Kalbar terpilih masa bhakti 2024-2029 dijadwalkan akan diambil sumpah jabatannya pada 30 September 2024 ini. Hitungannya tinggal tersisa beberapa hari ke depan. Di internal partai riak-riak pengusulan pimpinan DPRD masa bhakti 2024-2029 (1 Ketua dan 3 Wakil Ketua DPRD Kalbar) mulai menyeruak ke permukaan. Meskipun belum dikabarkan siapa saja yang akan diusulkan, tetapi nama-nama berpotensial sudah dibahas secara non formal di lembaga tersebut.
Nama-nama tersebut sangat berpeluang menjadi pimpinan DPRD Kalbar masa bhakti 2024-2029, berikutnya. Jika berdasarkan tata tertib DPRD Kalbar yang bernomor 1 tahun 2020 sebelumnya, bahwa DPRD Kalimantan Barat beranggotakan sebanyak 65 orang yang dipilih melalui pemilihan umum setiap lima tahun sekali.
Pimpinan DPRD Kalimantan Barat terdiri dari 1 Ketua dan 3 Wakil Ketua, yang berasal dari partai politik pemilik jumlah kursi dan suara terbanyak. Andai tak berbeda dari tatib-tarib sebelumnya, tatib DPRD berikutnya akan dikupas serupa oleh lembaga legislatif DPRD Kalbar gersama-sama.
Merujuk hasil Pemilu Legislatif (Pileg) DPRD Kalbar tahun 2024, PDIP adalah partai pemenang dengan perolehan 13 kursi. Partai dengan julukan kepala banteng ini masih berhak dengan kursi Ketua DPRD Kalbar periode 2024-2029. Sementara proyeksi posisi wakil Ketua I dipegang NasDem. Sebab perolehan kursinya ada 10. Partai Golkar dan Partai Gerindra sendiri masing-masing sembilan kursi. Keduanya diproyeksi berhak atas posisi Wakil Ketua II dan Wakil Ketua III.
Berkaca dari PDIP Kalbar, sebagai partai pemenang Pileg 2024, tidak sedikit kader-kader potensial di dalamnya. Namun jika merujuk nama-nama senioritas dan sering disebutkan, setidaknya ada beberapa nama layak diusulkan partai. Dari nama Angeline Fremalco, yang memperoleh suara tertinggi hingga pengalaman pernah menjabat Ketua Komisi I periode 2019-2024.
Nama lain yang mencuat dari PDIP adalah Jefray Edward, dan Agus Sudarmansyah. Keduanya juga berpengalaman di parlemen kabupaten. Jefray pernah menjabat Wakil Ketua DPRD Sintang dan 2024-2029, duduk di Parlemen Kalbar dari dapil Kalbar VII, yakni Melawi-Sintang-Kapuas Hulu.
Sementara nama Agus Sudarmansyah berpengalaman sebagai Ketua DPRD Kubu Raya 2019-2024 dan terpilih sebagai Wakil Rakyat DPRD Kalbar dari dapil II Kalbar (Mempawah-Kubu Raya).
Dari Partai NasDem juga berhak atas kursi Wakil Ketua I DPRD Kalbar. Beberapa kader terbaiknya dapat diusulkan. Misalnya nama Hadijah Fitriah, Haji Subhan Nur hingga Syarif Amin Muhammad. Untuk nama Hadijah Fitriah dan Syarif Amin Muhammad sama-sama terpilih menjadi Anggota DPRD Kalbar 2024-2029 dari dapil II (Kubu Raya-Mempawah).
Sementara Haji Subhan Nur dari Dapil Sambas sudah dua periode dan memasuki tiga periode menjabat sebagai anggota DPRD Kalbar senior. Subhan juga berpengalaman sebagai Ketua Komisi IV, bidang infrastruktur.
Nama Hadijah Fitriah skealigus istri Ketua DPW NasDem Kalbar memang baru pertama kali masuk parlemen. Namun, dari segi kecakapan organisasi dan gender Wanita, Hadijah layak dipertimbangkan Nasdem untuk duduk sebagai Wakil Ketua I. Pun nama Syarif Amin Muhammad cukup berpengalaman sebagai Wakil Ketua DPRD Kalbar.
Dari Partai Golkar, yang berpotensi menjadi pemegang kursi Wakil Ketua II DPRD Kalbar, juga punya kader-kader terbaik. Selain ada nama Prabasa Anantatur, yang saat ini masih duduk sebagai Wakil Ketua DPRD, ada juga nama Heri Mustamin, Ketua Bappilu DPD Golkar Kalbar. Nama Fransiskus Ason yang kini menjabat Ketua Fraksi Golkar DPRD Kalbar juga layak dipertimbangkan.
Prabasa yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPD Golkar Kalbar, menyebutkan sampai saat ini belum membahas figur-figur yang akan diusulkan mengisi jabatan tersebut. "Tunggulah, kita juga masih focks ke pilkada serentak 2024 ini," kata dia.
Dari Fraksi Gerindra sendiri diproyeksi berhak atas atas kursi Wakil Ketua III DPRD Kalbar. Sejumlah nama kabarnya juga sedang digodok di internal partai tersebut. Seperti nama, Naufal Rusman Ali, caleg terpilih 2024-2029 dari dapil II Kalbar. Naufal juga diketahui sebagai Bendahara DPD Gerindra Kalbar. Nama lainnya dalah Yuliana yang saat ini masih menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kalbar.
Nama lain seperti Ishak Ali Almuthahar, memasuki tiga periode menjalani sebagai parlamen Kalbar juga punya peluang sama. Politisi senior Suriansyah yang sedang menjabat sebagai Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kalbar, juga memiliki kesempatan serupa.
Dihubungi terpisah, Ketua DPD Gerindra Kalbar, Yuliansyah menyebutkan bahwa nama-nama yang diusulkan mengisi jabatan pimpinan DPRD Kalbar, masih dibahas di internal partai dulu. "Kami (Gerindra) masih menunggu arahan DPP. Sampai saat ini juga belum ada nama-nama yang diusulkan," kata dia.(den)
Editor : A'an