Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Siswa SMK-SMTI Pontianak Wakili Indonesia di WorldSkills Competition Prancis

A'an • Jumat, 6 September 2024 | 14:31 WIB
Fikri Haykal Fahreza dan Muhammad Chairil Fathir Pahlevi saat foto bersama pakar industry 4.0 yang membimbingnya dalam mempersiapkan kompetisi.
Fikri Haykal Fahreza dan Muhammad Chairil Fathir Pahlevi saat foto bersama pakar industry 4.0 yang membimbingnya dalam mempersiapkan kompetisi.

PONTIANAK - Muhammad Chairil Fathir Pahlevi, Siswa Jurusan Otomasi Industri di SMK SMTI Pontianak ini bersama Fikri Haykal Fahreza, mewakili Indonesia dalam kompetisi keterampilan dunia yang akan diselenggarakan di Lyon, Prancis pada 10–15 September 2024. Haykal merupakan alumni Jurusan Teknik Mesin, SMTI Pontianak dan sekarang menjadi mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Pontianak.

Kompetisi ini merupakan yang ke-47 dalam sejarah WorldSkills Competition. Kompetisi ini untuk mendorong pendidikan keterampilan terbaik dari seluruh dunia ke dalam praktik. WSC merupakan ajang kompetisi tingkat dunia yang diadakan setiap dua tahun sekali oleh WorldSkills International (WSI) dengan fokus meningkatkan kompetensi kejuruan.
Keduanya telah berangkat pada Jumat (6/9).

Fathir mengatakan kompetisi ini merupakan kompetisi yang melombakan keterampilan sesuai bidang masing-masing. Pada kompetisi ini, Fathir dan Haykal dipercaya mewakili Indonesia dalam bidang industry 4.0. Mereka diberikan peran untuk menerapkan industry 4.0 di sebuah perusahaan. Belakangan ini kata Industry 4.0 memang sering digemakan oleh banyak orang. Revolusi industri generasi keempat ini bisa diartikan sebagai adanya ikut campur sebuah sistem cerdas dan otomasi dalam industri.

Begitu pula dalam kompetisi ini. Fathir dan Haykal dituntut untuk merancang, dan mengimplementasikan system yang telah dibuat. “Pada bidang kami kami diberikan kasus sebagai teknisi yang memiliki peran yang untuk menerapkan industry 4.0 di perusahan. Merancang dan mengimplementasikan system,” ujarnya saat dihubungi dari Pontianak.

Pada keterampilan ini, mereka bermain di perangkat lunak dan perangkat keras. Selain itu, keterampilan dalam keamanan siber diutamakan dalam penilaian kompetisi ini. Persiapan telah dilakukan Fathir sejak Mei hingga Agustus 2024. “Kami merancang, merakit dan memprogram suatu mesin untuk menjadi suatu system,” katanya.

Berbagai kendala dan tantangan mereka temui dalam mempersiapkan kompetisi. Mereka dibimbing oleh pakar dari sebuah PT yang memang memiliki pengalaman langsung dalam industry 4.0.

“Ini bidang lomba baru dan pertama kali diikuti Indonesia. Belum ada pengalaman kami dalam lomba ini, kami akan berusaha semaksimal mungkin sehingga bisa membanggakan Indonesia. Kami juga mohon dukungan dan doa semuanya,” jelasnya. (mrd)

Editor : A'an
#Prancis #SMK SMTI Pontianak #WorldSkills Competition