Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Kalbar Ekspor Udang Beku ke Jepang, Harisson: Kirim Lima Kontainer Dalam Sebulan

A'an • Jumat, 20 September 2024 | 15:18 WIB

 

EKSPOR UDANG: Pj Gubernur Harisson memotong pita tanda pelepasan ekspor perdana produk perikanan udang beku dari Kalbar ke Jepang di PT. Pulau Mas Khatulistiwa, Kota Pontianak, Kamis (19/9).
EKSPOR UDANG: Pj Gubernur Harisson memotong pita tanda pelepasan ekspor perdana produk perikanan udang beku dari Kalbar ke Jepang di PT. Pulau Mas Khatulistiwa, Kota Pontianak, Kamis (19/9).

PONTIANAK - Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson secara resmi melepas ekspor perdana produk perikanan udang beku dari Kalbar ke Jepang. Acara pelepasan yang ditandai dengan pemotongan pita itu berlangsung di PT. Pulau Mas Khatulistiwa, Jalan Khatulistiwa, Kota Pontianak, Kamis (19/9). 

Setelah melepas produk perikanan udang beku tersebut, Pj Gubernur Harisson bersama Pj Wali Kota Pontianak, Owner PT. Pulau Mas Khatulistiwa, Kepala Pusat Manajemen Mutu BPPMHKP Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalbar, serta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalbar meninjau prosesi kegiatan pengolahan udang beku tersebut.

"Jadi, kita melepas ekspor perdana produk perikanan udang beku ke Jepang, namun sebelumnya (udang beku) sudah pernah melakukan ekspor ke Singapura, dan ke negara-negara lain oleh PT. Pulau Mas Khatulistiwa," ungkap Harisson. 

Menurut Harisson, eksportir udang beku dalam satu kontainer mencapai harga Rp1 miliar. "Rencananya PT. Pulau Mas Khatulistiwa dalam kurun waktu satu bulan akan mengirim lima kontainer," ucapnya.

Harisson menegaskan dirinya mendukung kegiatan ekspor yang dilakukan oleh PT. Pulau Mas Khatulistiwa, dengan catatan harus sesuai dengan aturan yang berlaku. "Saya bersama Pak Wali Kota, Bea Cukai, Manajemen Mutu serta stakeholder lainnya mendukung proses ekspor ini mengikuti aturan, tetapi dilayani dengan cepat jadi jangan ada hambatan agar perusahaan-perusahaan di Kalbar dapat dengan mudah mengekspor produk dari Kalbar," pesannya. 

Selanjutnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar bersama instansi vertikal terkait, akan selalu mempermudah proses ekspor produk-produk unggulan Kalbar. "Kami menjamin bahwa Pemprov Kalbar maupun instansi vertikal lainnya akan terus berupaya mempermudah, dan membantu proses ekspor produk Kalbar. Hal ini dilakukan dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan menyejahterakan masyarakat Kalbar," pungkasnya.

 Baca Juga: Windy Ucapkan Selamat Pada Atlet Tarung Derajat yang Bawa Medali Emas dan Perunggu

Sebagai informasi, pelepasan ekspor perdana udang beku ke Jepang ini menandai langkah penting bagi industri perikanan Kalbar dalam menembus pasar internasional. Dengan dukungan pemerintah dan kemudahan proses ekspor diharapkan akan semakin banyak produk unggulan Kalbar yang dapat bersaing di pasar global.

Hal ini tentu tidak hanya akan meningkatkan perekonomian daerah, tetapi juga membuka peluang kerja baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalbar secara keseluruhan.(bar/r)

 

Editor : A'an
#ekspor #Udang Beku #harisson #jepang