PONTIANAK — Tugu Khatulistiwa merupakan monumen ikonik yang berdiri kokoh di Kota Pontianak. Tugu khatulistiwa menjadi destinasi wajib bagi para wisatawan yang ingin merasakan berada di titik nol bumi, tepat di garis khatulistiwa.
Tugu yang menjadi kebanggaan Indonesia ini tidak hanya memiliki nilai sejarah tetapi juga memiliki simbol fenomena alam yang unik yang terletak di Jalan Khatulistiwa, Kelurahan Batu Layang, Kecamatan Pontianak Utara. Di sini, Anda bisa merasakan berdiri di antara dua belah bumi sekaligus. Sebuah sensasi yang sulit didapat di tempat lain.
Efendi, salah satu petugas wisata menjelaskan, tugu ini pertama kali di bangun pada tahun 1928 oleh ekspedisi geografi Belanda dan telah menjadi ikon Pontianak.
"Tugu Khatulistiwa ini dibangun pada tahun 1928 oleh Belanda, terbuat dari kayu belian dan kemudian pada tahun 1990, gedung ini baru di bangun oleh Indonesia," jelasnya, kemarin (1/10).
Salah satu momen yang dinanti saat berkunjung ke Tugu Khatulistiwa adalah peristiwa kulminasi matahari. Fenomena ini terjadi dua kali setahun, yakni setiap bulan Maret dan September. Ketika posisi matahari tepat di atas garis khatulistiwa sehingga bayangan benda-benda di sekitar tugu menghilang beberapa detik.
Selain fenomena alam yang memukau, area Tugu khatulistiwa juga menawarkan juga menawarkan berbagai fasilitas wisata. Di museum yang terletak di sekitaran tugu, Anda bisa mempelajari sejarah tugu, kisah pembangunan serta berbagai informasi tentang fenomena khatulistiwa.
"Wisatawan juga bisa masuk ke dalam museum yang terdapat berbagai foto sejarah dan melihat Tugu khatulistiwa yang asli," ujar Efendi. "Selain wisata, museum kita juga menyediakan kapal untuk para wisatawan yang ingin mencoba menyusuri Sungai Kapuas ini," tambahnya.
Untuk wisatawan yang ingin berburu oleh-oleh, tersedia toko suvenir yang menjual berbagai cindera mata khas Pontianak dan tersedia pula rumah makan yang menyediakan berbagai makanan khas dari Pontianak.
Imam, salah satu wisatawan mengungkapkan rasa senangnya bisa mengunjungi Tugu Khatulistiwa. "Saya senang sekali bisa mengunjungi tempat yang menjadi ikon Pontianak ini dan tempat wisata ini menurut saya adalah tempat yang wajib di kunjungi oleh para wisatawan lainnya," ungkapnya. (mel/mgg)
Editor : A'an