PONTIANAK - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat Rita Hastarita memastikan tahun depan program sekolah gratis akan kembali dilanjutkan. Saat ini Program Indonesia Pintar (PIP) untuk jenjang SMA, SMK dan SLB berjumlah 41.632 siswa.
“Di tahun depan Dinas Pendidikan telah mengalokasikan anggaran pembiayaan beasiwa untuk sekolah gratis baik di jenjang SMA, SMK dan SLB. Jadi saya pastikan bahwa program ini akan kami lanjutkan kembali,” ungkap Rita kepada Pontianak Post, Kamis (17/10).
Dipaparkan dia, untuk penerima PIP jenjang SMA, SMK dan SLB detailnya sebanyak 24.949 siswa untuk SMA dan SMK berjumlah 16.683 siswa. Di program ini, siswa tak membayar SPP. Dengan demikian mereka bisa fokus belajar tanpa memikirkan beban ekonomi.
Pembiayaan program ini dilakukan melalui APBD. Proses pemberian bantuannya beasiswa nanti langsung di transfer ke rekening pelajar dan selanjutnya dikelola oleh satuan pendidikan.
Saat ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat menyelenggarakan Sosialisasi Program Indonesia Pintar (PIP) untuk Kepala Sekolah dan Operator Dapodik se Kalbar. “Ini kita laksanakan untuk memastikan anak-anak jenjang SMK, SMA, dan SLB mendapatkan bantuan pembiayaan pendidikan,” ujarnya.
PIP lanjut Rita dirancang untuk membantu anak-anak usia sekolah dari keluarga miskin, rentan miskin. Mereka menjadi prioritas untuk tetap mendapatkan layanan pendidikan sampai tamat pendidikan menengah, baik melalui jalur formal SD sampai SMA/SMK dan jalur non formal paket A sampai paket C dan pendidikan khusus.
Melalui program ini pula pemerintah berupaya mencegah peserta didik dari kemungkinan putus sekolah, dan diharap dapat menarik siswa putus sekolah agar kembali melanjutkan pendidikannya.
PIP juga diharapkan dapat meringankan biaya personal pendidikan peserta didik, baik biaya langsung maupun tidak langsung.(iza)
Editor : A'an