Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Daftar Kabupaten/Kota Termiskin di Kalimantan Barat pada 2024, Ketapang Masih Tertinggi

Miftahul Khair • Senin, 6 Januari 2025 | 16:11 WIB
Ilustrasi kemiskinan.
Ilustrasi kemiskinan.

PONTIANAK - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka kemiskinan di Kalimantan Barat mencapai 6,32 persen pada 2024.

Angka itu turun dari periode sebelumnya, di mana angka kemiskinan Kalimantan Barat pada 2023 adalah 6,71 persen.

Berdasarkan data terbaru, total penduduk miskin di provinsi ini mencapai 336,08 ribu jiwa.

Jumlah ini juga lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya, di mana pada 2023 tercatat 353,35 ribu jiwa.

Angka ini tersebar di 14 kabupaten/kota, dengan kontribusi yang beragam dari masing-masing wilayah.

Berikut adalah rangkuman data yang dapat memberikan gambaran lebih jelas mengenai distribusi jumlah penduduk miskin di Kalimantan Barat.

Grafis jumlah penduduk miskin per kabupaten/kota di Kalimantan Barat.
Grafis jumlah penduduk miskin per kabupaten/kota di Kalimantan Barat.

Kabupaten/Kota dengan Jumlah Penduduk Miskin Tertinggi pada 2024

Kabupaten Ketapang menjadi wilayah dengan jumlah penduduk miskin tertinggi, yaitu 46,59 ribu jiwa.

Sebagai salah satu kabupaten terbesar di Kalimantan Barat, tantangan geografis dan aksesibilitas tampaknya menjadi faktor yang memengaruhi angka ini.

Meski begitu, angka tersebut turun jika dibandingkan dengan pada 2023, Kabupaten Ketapang mencatat penduduk miskin sebanyak 49,95 ribu jiwa.

Selanjutnya menyusul Kabupaten Landak yang memiliki memiliki 35,38 ribu jiwa penduduk miskin.

Angka kemiskinan di wilayah tersebut juga turun jika dibandingkan pada tahun sebelumnya, yakni 38,92 ribu jiwa.

Kabupaten ketiga dengan angka kemiskinan tertinggi ialah Kabupaten Sintang dengan 35,18 ribu jiwa.

Turun dari periode tahun sebelumnya yang mencapai 35,49 ribu jiwa.

Kabupaten/Kota dengan Jumlah Penduduk Miskin Terendah

Kabupaten Kayong Utara memiliki angka penduduk miskin terendah, yaitu 10,56 ribu jiwa.

Kota Singkawang menyusul dengan 10,82 ribu jiwa juga menunjukkan tren positif dalam pengentasan kemiskinan.

Sebagai salah satu kota dengan potensi wisata yang besar, pengelolaan ekonomi lokal tampaknya cukup efektif.

Ketiga, ialah Kabupaten Sekadau mencatat angka 11,69 ribu jiwa, yang menunjukkan potensi besar untuk terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan diukur berdasarkan kemampuan memenuhi kebutuhan dasar, yaitu kebutuhan makanan dan non-makanan.

Penduduk miskin adalah mereka yang memiliki pengeluaran per kapita per bulan di bawah Garis Kemiskinan.

Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi tingkat kemiskinan di Indonesia, antara lain: Sulitnya mendapatkan pekerjaan, Faktor usia, Rendahnya penghasilan, Hilangnya pekerjaan, Bantuan yang tidak sesuai.

Dengan total penduduk miskin mencapai 336,08 ribu jiwa, Kalimantan Barat menghadapi tantangan besar untuk mencapai target pengentasan kemiskinan.

Namun, meskipun ada penurunan, tantangan dalam menurunkan angka kemiskinan tetap ada. Garis kemiskinan di Kalimantan Barat yang ditetapkan ialah Rp595.509 per kapita per bulan di tahun 2024, mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya, yaitu Rp563.288 per kapita per bulan pada 2023. (mif)

Editor : Miftahul Khair
#penduduk miskin #angka kemiskinan #kalimantan barat