Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Satarudin Tekankan Pentingnya Musrenbang Kecamatan untuk Menyerap Aspirasi Masyarakat

A'an • Rabu, 12 Februari 2025 | 11:28 WIB

 

Satarudin, Ketua DPRD Kota Pontianak. (IST)
Satarudin, Ketua DPRD Kota Pontianak. (IST)

PONTIANAK POST - Ketua DPRD Kota Pontianak Satarudin mengatakan pelaksanaan musyawarah rencana pembangunan tingkat kecamatan menjadi dasar untuk merangkum semua aspirasi dari masyarakat. Dengan adanya efisiensi alokasi anggaran di tahun ini, dia mau aspirasi pembangunan mesti benar-benar menyentuh ke masyarakat.

“Pelaksanaan Musrenbang sudah masuk di tingkat kecamatan. dari Musrenbang tingkat kecamatan ini, kita akan mendengarkan berbagai aspirasi masyarakat yang sudah dilakukan pada Musrenbang tingkat kelurahan belum lama ini,” ungkap Satarudin kepada Pontianak Post, Selasa (11/2).

Dia melanjutkan, di kegiatan Musrenbang tingkat kecamatan, sudah pasti banyak aspirasi rencana pembangunan di masing-masing kecamatan. Kata Satar di musrenbang ini, Pemerintah Pontianak mesti cermat dalam menyikapi semua usulan diberbagai wilayah.

Kuncinya, utamakan yang memang urgent. Sebab tak bisa juga semua usulan di Musrenbang dapat diakomodir. Itu karena alokasi anggaran Pemkot Pontianak belum bisa menyentuh sekaligus dalam kurun waktu satu tahun.

Oleh sebab itu, di Musrenbang inilah Pemkot merangkum program yang bakal dikerjakan tahun ini. Kalau pandangan dia, pengerjaan program mesti mengutamakan masyarakat. Jika program tersebut tidak berpengaruh pada masyarakat, sebaiknya dapat ditunda di tahun berikutnya.

Apalagi pemerintah pusat telah mengeluarkan instruksi untuk efisiensi anggaran. Dari kebijakan tersebut, beberapa Kementerian juga terimbas dengan dipotongnya anggaran mereka.

Kemungkinan juga, cukup banyak alokasi anggaran yang semula bakal dikerjakan di Pontianak menggunakan biaya Kementerian turut terpangkas sehingga menyebabkan program tersebut ditunda.

Di musrenbang ini dia juga minta Pemkot merumuskan pembangunan dengan menyentuh semua sektor. Artinya, pembangunan tidak hanya menciptakan satu tempat indah, tetapi dari pembangunan itu juga bisa memunculkan ruang bagi masyarakat untuk menciptakan perekonomian baru.

“Pasar itukan kita yang ciptakan. Makanya konsep dasar dalam sebuah pembangunan mesti jelas. Poin-poinnya memang mesti dituju. Sehingga ketika pembangunannya sudah jadi, ruang tersebut bisa sebagai tempat masyarakat untuk berkegiatan. Termasuklah geliat pertumbuhan ekonomi di sana,” inginnya.(iza)  

Editor : A'an
#satarudin #aspirasi masyarakat #Musrenbang