PONTIANAK POST - Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Herman Hofi Law, Herman Hofi Munawar menyampaikan ucapan selamat datang, dan sukses kepada Ahelya Abustam, atas pengangkatan sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kalbar yang baru. Seperti diketahui, Ahelya telah resmi dilantik oleh Jaksa Agung, ST Burhanuddin pada Rabu, (23/4).
“Kami menyambut hangat kehadiran Ibu Ahelya di Kalbar, dan berharap kepemimpinan beliau dapat memperkuat supremasi hukum serta menghadirkan keadilan bagi seluruh masyarakat Kalbar,” ujar Herman dalam pernyataannya.
Ia juga menyampaikan penghargaan, dan terima kasih kepada Edyward Kaban, atas pengabdian selama menjabat sebagai Kajati Kalbar dari Juni 2024 hingga Maret 2025. Menurut Herman, kontribusi Edyward telah memberi dampak positif bagi penegakan hukum, dan pelayanan publik di wilayah tersebut.
Herman menyebut, masyarakat Kalbar, khususnya para pencari keadilan, menaruh harapan besar kepada Ahelya. Ia berharap di bawah kepemimpinannya, Kejati Kalbar semakin profesional, modern, bermartabat, dan terpercaya.
“Penegakan hukum yang tegas, dan berkeadilan adalah harapan kita bersama. Kita semua berharap Kajati baru dapat menindak tegas kasus-kasus besar seperti korupsi, illegal logging, mafia tanah, pembabatan hutan mangrove, illegal mining, serta penyalahgunaan wewenang,” tegasnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya perluasan akses keadilan bagi kelompok rentan seperti masyarakat adat, nelayan, dan petani. Program keadilan restoratif dan mediasi hukum yang humanis diharapkan semakin digalakkan.
“Kami berharap beliau membangun sinergi yang kuat dengan pemda, aparat penegak hukum, organisasi masyarakat sipil, dan media. Kolaborasi ini penting untuk mendukung pembangunan Kalbar yang berkelanjutan,” tambahnya.
Pemberantasan korupsi di sektor publik, BUMN, dan swasta juga menjadi sorotan. Herman mengingatkan perlunya evaluasi terhadap laporan masyarakat yang belum ditindaklanjuti di beberapa kejaksaan negeri, guna meningkatkan pelayanan yang cepat, efisien, dan terpercaya.
Herman menilai pendekatan keibuan yang dimiliki Ahelya Abustam bisa menjadi kekuatan dalam menghadirkan rasa keadilan yang berpihak pada rakyat kecil. Termasuk dalam penyelesaian kasus berdampak langsung seperti sengketa lahan, perlindungan tenaga kerja, hingga penegakan hukum di sektor pendidikan dan kesehatan.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat Kalbar, termasuk wartawan, dan LSM, untuk mendukung serta berkolaborasi dengan Kejaksaan Tinggi Kalbar dalam menciptakan penegakan hukum yang humanis, transparan, dan berkeadilan,” pungkasnya. (bar)
Editor : Miftahul Khair