Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Anggota Dewan Kota Pontianak Dorong Cek Kesehatan Hewan Kurban

Mirza Ahmad Muin • Selasa, 20 Mei 2025 | 00:34 WIB
Ilustrasi hewan kurban.
Ilustrasi hewan kurban.

PONTIANAK POST - Ketua DPRD Kota Pontianak Satarudin minta agar dinas terkait melakukan pengecekan terhadap hewan kurban buat lebaran haji. Dia meminta, hewan yang akan dikurbankan dalam keadaan sehat.

“Dinas terkait mesti melakukan pengecekan terhadap hewan kurban baik sapi dan kambing yang bakal dijual di pasar. Dengan adanya pengecekan kesehatan hewan kurban, guna memastikan hewan kurban yang beredar di Pontianak benar-benar sehat untuk dikurbankan,” ujar Ketua DPRD Pontianak Satarudin, Senin (19/5).

Dikatakan dia, ketika pelaksanaan lebaran haji, akan terdapat peningkatan pemotongan hewan jenis sapi dan kambing. Dia ingin, sebelum hewan ini dikurbankan, petugas kesehatan dari Dinas Pertanian dan Perikanan melakukan pengecekan terhadap hewan-hewan yang akan dijual ini.

Ketika hasil tes kesehatan terhadap hewan kurban ini terdapat temuan gangguan kesehatan dimintanya untuk hewan tersebut tidak dipasarkan. Sebab akan merugikan konsumen yang berkurban di hari raya Iduladha.

Tujuan pengecekan kesehatan hewan kurban sekaligus mengantisipasi terjadinya hewan kurban yang sakit namun beredar ke masyarakat.

“Jelang lebaran haji, akan muncul orang yang menjual hewan kurban. Di sini peran petugas kesehatan, untuk melakukan pengecekan kesehatan dari hewan-hewan tersebut,” pintanya.

Selain pengecekan hewan kurban se Kota Pontianak, dia minta petugas kebersihan melakukan pengawasan terhadap lokasi penjualan hewan kurban ini. Jangan sampai lokasi berjualan justru menempatkan di lokasi yang dilarang. Seperti trotoar atau ruang terbuka hijau.

Jika itu terjadi, akan membuat lokasi tersebut kumuh. Karena kotoran hewan akan banyak. Belum lagi bau dari kotoran hewan pasti akan membuat lokasi tersebut menjadi tak indah.

Makanya dia minta, tempat berjualan hewan kurban mesti benar-benar diatur. Sebab ketika tidak ada tindakan dan pengawasan dari Pemerintah Pontianak, para pedagang akan menjual hewan kurban itu di mana saja. Namun jika diawasi dan diberikan arahan lokasi berjualan, maka kejadian yang dia sebutkan itu tidak bakal terjadi di Pontianak.

“Pedagang kadang tidak tahu dengan peraturan. Ini yang mengakibatkan penempatan penjualan hewan kurban di daerah yang dilarang. Oleh sebab itu, menjadi tugas kita selama jelang pelaksanaan lebaran haji, pengawasan penjualan hewan kurban ditingkatkan,” katanya.(iza)

Editor : Hanif
#satarudin #hewan kurban #Ketua DPRD Kota Pontianak #cek kesehatan #pengecekan