PONTIANAK POST - Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan menegaskan, dalam upaya mempercepat pembangunan daerah, pemerintah sangat membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk organisasi keagamaan seperti Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT).
Ia berharap BKMT dapat menjadi mitra strategis dalam menciptakan Kalbar yang adil, demokratis, sejahtera, dan berwawasan lingkungan.
“BKMT saya harapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Kalbar yang adil, demokratis, sejahtera, dan berwawasan lingkungan. Terutama dalam menciptakan sumber daya manusia yang berilmu dan berakhlak mulia,” ujar Ria Norsan saat menghadiri pelantikan dan Tabligh Akbar Pengurus Wilayah BKMT Provinsi Kalimantan Barat yang berlangsung di Pendopo Gubernur Kalbar, Pontianak, pada Senin kemarin.
Ria Norsan juga menggarisbawahi pentingnya sinergi lintas sektor antara BKMT, pemerintah daerah, organisasi perempuan, lembaga pendidikan, dan komunitas sosial. Menurutnya, kerja sama semacam itu akan memperkuat implementasi program-program pembangunan yang menyentuh langsung masyarakat.
Ria Norsan turut mengajak seluruh pengurus BKMT yang baru dilantik untuk mengemban amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab. “Ini bukan sekadar jabatan struktural, tapi tanggung jawab moral dan spiritual terhadap umat,” ujarnya.
Ria Norsan juga menekankan pentingnya dakwah yang mengedepankan kasih sayang, perdamaian, dan toleransi dalam membina umat. Ia mengimbau agar seluruh kegiatan BKMT tetap berpegang pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang berlaku, serta dijalankan secara profesional.
Ria Norsan menyampaikan apresiasi atas dukungan yang selama ini diberikan BKMT dalam perjalanan politiknya hingga terpilih sebagai Gubernur Kalbar. “Saya sangat berterima kasih atas doa dan dukungan ibu-ibu semua. Insya Allah, amanah ini akan saya jalankan sebaik-baiknya,” katanya.
Sebagai bentuk dukungan konkret terhadap aktivitas BKMT, Ria Norsan juga membuka akses pemanfaatan Pendopo Gubernur untuk kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan, asalkan sesuai prosedur perizinan yang berlaku.
“Pendopo ini silakan digunakan, tapi tetap harus izin terlebih dahulu agar tidak berbenturan dengan agenda lain,” jelasnya.
Ria Norsan juga menyoroti peran perempuan sebagai agen perubahan di lingkungan keluarga. Ia meyakini bahwa kualitas kaum perempuan saat ini menjadi cermin kemajuan suatu daerah.
“Perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk peradaban. Dari tangan perempuan yang terdidik dan religius, akan lahir generasi yang tangguh dan berintegritas,” pungkasnya. (mse)
Editor : Hanif