Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Ketua DPRD Pontianak Usulkan Tambahan Tunjangan Guru: Demi Kesejahteraan

Mirza Ahmad Muin • Sabtu, 24 Mei 2025 | 14:18 WIB

 

 

Satarudin
Satarudin

PONTIANAK POST - Ketua DPRD Kota Pontianak Satarudin mengupayakan jika tunjangan tambahan penghasilan bagi guru PNS/PPPK bisa didapat melalui alokasi anggaran daerah. Dengan begitu selain mendapatkan tunjangan sertifikasi dari pemerintah pusat, daerah juga ikut bersumbangsih dalam upaya kesejahteraan guru.

“Saya mau koordinasi dulu dengan Diknas. Apakah boleh jika tunjangan tambahan penghasilan diberikan melalui APBD. Sebab diketahui, guru-guru inikan ada tunjangan sertifikasi yang alokasi anggarannya dari pemerintah pusat,” ujar Satarudin, Jumat (23/5).

Untuk mendapatkan sertifikasi ini guru-guru di Kota Pontianak harus melewati banyak tes. Sebab kuota sertifikasi ini seluruh Indonesia, termasuk di Pontianak. Mungkin setiap tahun kuotanya tidak banyak.

Sedangkan guru yang belum mendapatkan sertifikasi, maka mereka ini hanya mendapatkan tunjangan non sertifikasi yang didapat dari alokasi anggaran daerah. Oleh sebab itu, ini harus dilihat kembali. Berapa banyak guru PNS/PPPK yang sudah tersertifikasi dan berapa banyak yang belum tersertifikasi.

Dia berharap, ke depan guru di Kota Pontianak ini juga bisa mendapatkan tunjangan tambahan penghasilan. Jika aturannya membolehkan, dia akan mengupayakan hal tersebut agar direalisasikan.

Kemudian untuk guru honor baik tenaga pendidikan dan kependidikan yang masuk dalam tes K 2 tahun ini, dapat terekrut. Sebab melihat jumlah tenaga pendidik dan kependidikan saat ini memang mereka dibutuhkan.

Dengan adanya tambahan tenaga ASN/PPPK maka program pendidikan di Pontianak yang sudah direncanakan bisa terus dipacu. Namun ketika kondisi SDM tenaga pendidik dan kependidikan masih minim, akan sulit untuk mengejar target-target yang menjadi  program fokus di Kota Pontianak.

Kata Satarudin, untuk menuntaskan persoalan tenaga pendidikan, bisa dimulai dari penambahan SDM. Kemudian, kesejahteraan guru juga mesti menjadi perhatian. Dengan demikian, tidak ada lagi berita dimana guru mesti mencari tambahan penghasilan dengan mencari pekerjaan sampingan.

“Saat ini masih banyak guru yang mencari pekerjaan sampingan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Itu tak bisa dipungkiri. Inikan harus kita carikan solusinya. Salah satunya dengan menambah tunjangan penghasilan guru ini,” katanya. (iza)

Editor : Miftahul Khair
#apbd #Tambahan #satarudin #Kesejahteraan #tunjangan guru