Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

PT Agrinas Palma Nusantara Kalbar Siap Amankan Aset Negara dan Bangun Kesejahteraan Rakyat

Deny Hamdani • Senin, 2 Juni 2025 | 15:06 WIB
Tim PT. Agrinas Palma Nusantara (APN), dibawah pimpinan Mayjen Pur TNI Supriono, S.IP, MM, berkomitmen untuk menjaga aset negara tetap utuh dan produktif berfoto bersama tokoh masyarakat Sambas.
Tim PT. Agrinas Palma Nusantara (APN), dibawah pimpinan Mayjen Pur TNI Supriono, S.IP, MM, berkomitmen untuk menjaga aset negara tetap utuh dan produktif berfoto bersama tokoh masyarakat Sambas.

Mayjen TNI (Purn) Supriono : Sawit Eks Duta Palma Harus Jadi Sumber Pendapatan Negara dan Rakyat.

 

PONTIANAK POST - Setelah alih kelola lahan eks PT Duta Palma Group yang mencapai 221.868 hektare, kini pengelolaannya dilanjutkan oleh PT Agrinas Palma Nusantara (APN), perusahaan pelat merah di bawah koordinasi Kementerian BUMN. Di wilayah Kalimantan Barat, operasional perusahaan ini dipimpin oleh Mayjend TNI (Purn) Supriono, S.IP, MM, yang menjabat sebagai Branch Manager Region Kalimantan Barat.

Dalam pernyataannya, Mayjend TNI (Purn) Supriono menyampaikan bahwa APN mengemban amanah besar dari negara untuk menjaga aset tersebut tetap utuh dan produktif. Ia menegaskan bahwa tugas utama saat ini adalah mengamankan aset negara agar tidak berkurang, sekaligus melanjutkan produksi sawit guna menjaga nilai ekonomi sebagai sumber pendapatan negara. "Aset ini adalah titipan negara kepada kami. Kami tidak hanya bertugas menjaganya, tapi juga meningkatkannya manfaatnya bagi rakyat,” ujar Supriono.

Bangun Kemitraan dengan Masyarakat Lokal.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa kehadiran PT Agrinas Palma Nusantara di Kalimantan Barat bukan hanya sekadar melanjutkan bisnis perkebunan sawit, tetapi juga memperbaiki keadaan dan membangun kesejahteraan masyarakat. Salah satu caranya adalah melalui skema kemitraan dan pemberdayaan masyarakat lokal. “Kami ingin hadir bukan hanya sebagai perusahaan, tapi sebagai mitra masyarakat. Petani sawit, buruh, dan warga sekitar harus mendapat manfaat nyata dari pengelolaan lahan ini,” katanya.

Ia juga membuka ruang dialog dengan tokoh masyarakat, pemuda, hingga veteran untuk bersama-sama menjaga stabilitas sosial dan ekonomi di wilayah.

Mendorong Kalbar Jadi Pusat Ketahanan Energi Nasional.
Selain itu, Mayjen Pur TNI Supriono menyampaikan visi besar bahwa Kalimantan Barat bisa menjadi salah satu pusat ketahanan energi nasional di masa depan, terutama dalam pengembangan energi terbarukan seperti biodiesel dari minyak sawit. "Sawit bukan hanya soal minyak goreng, tapi juga bisa menjadi solusi energi bersih. Dengan potensi lahan dan produksi yang besar, Kalbar punya peluang besar menjadi garda terdepan dalam ketahanan energi nasional,” tuturnya optimis.

Sinergi dengan Seluruh Komponen Masyarakat.
Supriono juga menyerukan perlunya sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh adat, pemuda, dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga aset negara ini. "Kami tidak bisa bekerja sendiri. Keberhasilan pengelolaan lahan ini sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat. Ini adalah aset kita bersama,” imbuhnya.

Sawit untuk Kedaulatan dan Kesejahteraan.

Alih kelola lahan eks-Duta Palma ke tangan negara melalui PT Agrinas Palma Nusantara bukan hanya soal penegakan hukum dan pemberantasan korupsi. Lebih dari itu, ini adalah langkah strategis untuk mengembalikan kedaulatan ekonomi rakyat dan memastikan hasil bumi digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran bersama. Dengan kepemimpinan Mayjen Pur TNI Supriono dan komitmen kuat pemerintah pusat dan daerah, harapan masyarakat Kalimantan Barat kini mulai membara. Sawit harus menjadi milik rakyat, dikelola rakyat, dinikmati hasilnya oleh rakyat dan memberikan manfaat kepada negara.(den)

Editor : Hanif
#Mayjen TNI #Pt apn #Amankan Aset #PT Agrinas Palma Nusantara #kalbar #kesejahteraan rakyat #supriono #alih kelola