Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Manasik Haji SD Muhammadiyah 2 dan SMP Muhammadiyah 1 Pontianak, Tumbuhkan Semangat Berhaji Sejak Dini

Marsita Riandini • Minggu, 15 Juni 2025 | 14:17 WIB
Siswa/i SD Muhammadiyah 2 dan SMP Muhammadiyah 1 Pontianak, guru dan Kepsek foto bersama Ketua Majelis Dikdasmen PWM Kalbar Dr. Amrazi Zakso, M.Pd  usai manasik haji Sabtu pagi (14/6).
Siswa/i SD Muhammadiyah 2 dan SMP Muhammadiyah 1 Pontianak, guru dan Kepsek foto bersama Ketua Majelis Dikdasmen PWM Kalbar Dr. Amrazi Zakso, M.Pd usai manasik haji Sabtu pagi (14/6).

PONTIANAK POST - Momentum Ibadah haji digunakan siswa/siswi SD Muhammadiyah 2 dan SMP Muhammadiyah 1 Pontianak untuk latihan mengenai pelaksanaan ibadah atau manasik haji, Sabtu pagi (14/6). Layaknya ibadah haji, mereka mengambil niat dan mengenakan ihram. Dari sekolah mereka menuju Masjid Raya Mujahidin dengan berjalan kaki. Seakan berjalan untuk wukuf di Arafah. Tak lupa melafazkan bacaan talbiyah labbaik allahumma labbaik. Lalu berjalan dan bermalam di Muzdalifah. Mereka juga diajari melempar batu-batu kecil ke tiang yang disebut jumrah. Demi keamanan anak-anak, dalam manasik ini menggunakan batu atau kerikil yang berbahan kertas. 

Disitu juga terdapat miniatur Ka'bah. Mereka melakukan tawaf dan ifadhah, kemudian shalat dan minum air zam-zam. Tak ketinggalan untuk melaksanakan sa'i dan tahalul. 

Kepala SD Muhammadiyah 2 Pontianak. Hj. Yumi Pariyanti, S.Pd mengatakan program tahunan Manasik Haji ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat berhaji sejak dini, demi mewujudkan generasi Islam yang berkualitas. "Dalam rangka menanamkan nilai-nilai spiritual dan keagamaan sejak dini melalui praktik," ujarnya. 

Kepala SD Muhammadiyah 2 Pontianak. Hj. Yumi Pariyanti, S.Pd saat menyampaikan sambutan pada pembukaan manasik haji.
Kepala SD Muhammadiyah 2 Pontianak. Hj. Yumi Pariyanti, S.Pd saat menyampaikan sambutan pada pembukaan manasik haji.

Dengan melakukan simulasi haji, anak-anak dapat memahami proses dan makna di balik ibadah haji. Mengenai ketaatan, kesabaran dan perjuangan fisik dan mental, serta menanamkan kedisplinan. "Anak-anak tidak hanya mengenal teori ini rukun Islam kelima naik haji bagi yang mampu. Implementasinya, anak-anak juga memahami napaktilas kisah Nabi Ibrahim dan keluarganya," katanya. 

Yumi menjelaskan, program manasik haji ini diikuti siswa/i kelas V SD dan kelas VIII SMP. Ia berharap program ini terus mendapatkan dukungan baik dari orang tua maupun masyarakat. "Saat ini kami bekerja sama dengan Masjid Raya Mujahidin, mungkin ke depan, dengan semakin baiknya fasilitas Asrama Haji, kami bisa bekerja sama dengan Asrama Haji," harapnya. 

Ketua Majelis Dikdasmen PWM Kalbar Dr. Amrazi Zakso, M.Pd mengapresiasi program ini karena sesuai dengan sekolah Muhammadiyah yang berbasis keagamaan. Menurutnya, manasik haji ini menjadi salah satu komponen nilai-nilai keagamaan yang harus diinternalisasikan kepada anak-anak. "InsyaAllah banyak manfaat yang didapat anak-anak. Salah satunya tentang persaudaraan. Tidak ada kelas disini. Baik kelas yang riil dilingkup sekolah, maupun kelas ekonomi orang tuanya. Semua berpakaian putih," jelasnya. 

Manasik ini, kata Amrazi akan bermanfaat ketika anak-anak kelak menunaikan ibadah haji. "Kita tak bisa prediksi usia berapa anak-anak ini berhaji. Mungkin saja ada yang usia 17,18 tahun sudah berhaji. Tentu saja manasik ini bermanfaat untuk mereka," tambahnya. 

 Amrazi mengatakan program-program keagaaman semacam ini harus menempel di sekolah-sekolah Muhammadiyah sebagai bekal masa depan anak. Termasuk juga penguatan baca tulis dan hafalan Al-qur'an. "Karena tantangan anak-anak ke depannya semakin komplek seiring berkembangnya teknologi," ucapnya. 

Lembaga Pembinaan Haji dan Umrah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Barat sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan Manasik Haji SD Muhammadiyah 2 pontianak dan SMP Muhammadiyah 1 Pontianak sebagai bagian edukasi religi dan motivasi kepada siswa untuk menyempurnakan rukun Islam kelima. 

 LPHU PWM Kalbar juga melaksakan bimbingan ibadah haji dan umrah ( KBHU Muhammadiyah) bagi calon jamaah haji Kota Pontianak di tahun mendatang sebagai bagian dukungan kepada jamaah agar dapat melaksanakan ibadah haji sesuai tuntunan agama. Untuk tahun ini jamaah haji Pontianak yang bergabung di KBHU Muhammadiyah sebanyak 140 jamaah Pontianak dan beberapa dari Kubu Raya, Singkawang dan Sambas. (mrd)

Editor : Hanif
#jumrah #talbiyah #manasik haji #Siswa SD #pontianak #Ihram #SMP #muhammadiyah #Masjid Raya Mujahidin