PONTIANAK POST – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mendapatkan dukungan hibah senilai Rp1 triliun dari Green Climate Fund (GCF) yang difasilitasi melalui Kedutaan Besar Jerman untuk Indonesia. Dukungan ini diperuntukkan bagi penguatan program penurunan emisi dan pelestarian lingkungan di Kalbar.
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menerima audiensi perwakilan Kedutaan Besar Jerman, Kamis (19/6), di Ruang Kerja Gubernur. Dalam pertemuan tersebut dibahas implementasi awal kerja sama yang ditargetkan akan dimulai pada Agustus 2025.
"Kalimantan Barat memiliki komitmen kuat terhadap isu lingkungan dan penurunan emisi. Kami harap kerja sama ini dapat memperkuat peran Kalbar dalam kontribusi terhadap program perubahan iklim di tingkat nasional dan global," ujar Ria Norsan.
Melalui program ini, hibah akan difokuskan pada pengelolaan hutan secara berkelanjutan, pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan hutan, serta penguatan kelembagaan dan kebijakan daerah.
Selain itu, dukungan GCF juga mencakup peningkatan kapasitas untuk mendukung program adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di wilayah Kalimantan Barat.
Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh mitra teknis dan perwakilan lembaga yang terlibat dalam pelaksanaan program, menandai kelanjutan koordinasi strategis antara Pemprov Kalbar dan Pemerintah Jerman dalam agenda lingkungan hidup. (mse)
Editor : Hanif