PONTIANAK POST - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Barat menggelar rapat koordinasi bersama sembilan pengurus provinsi (Pengprov) cabang olahraga (Cabor) beladiri belum lama ini. Rapat tersebut dalam rangka persiapan menghadapi PON Beladiri di Kudus, Jawa Tengah, Oktober mendatang.
Rapat yang dilaksankan di ruang rapat sekretariat KONI Kalbar dipimpin langsung wakil ketua I Mei Purwowidodo. Menyampaikan secara terbuka kondisi keuangan dari dana hibah Pemprov Kalbar Tahun Anggaran 2025 yang dinilai masih terbatas.
Menyikapi hal itu, KONI menyatakan bahwa keikutsertaan dalam PON Beladiri kali ini akan diprioritaskan bagi cabor yang berpotensi meraih medali, sesuai hasil evaluasi dan rekam jejak prestasi masing-masing cabor di PON XXI di Aceh-Sumut.
Namun demikian, KONI tetap memberikan dukungan moral dan administratif kepada Pengprov yang mampu memberangkatkan atletnya secara mandiri, baik melalui dana swadaya maupun sponsor.
KONI menegaskan tetap akan merekomendasikan secara resmi keikutsertaan mereka dalam ajang PON Beladiri, sebagai bentuk apresiasi atas kemandirian dan semangat berjuang membela Kalimantan Barat.
"Terdapat sembilan cabor beladiri hadir. Yaitu pencak silat, karate, taekwondo, judo, kempo, sambo, wushu, gulat," ujar Mei.
Melalui rapat ini, KONI Kalbar berharap adanya kesepahaman bersama antar seluruh pengurus cabor agar persiapan berjalan efektif, terukur, dan sesuai dengan kapasitas anggaran yang ada.
KONI juga menegaskan komitmen untuk tetap mendorong prestasi olahraga Kalbar secara menyeluruh dan berkelanjutan.
“Dengan segala keterbatasan, kita tetap berjuang agar atlet Kalbar bisa tampil dan berprestasi. Yang terpenting adalah sinergi, semangat, dan solusi bersama,” ujar Mei.(iza)
Editor : Hanif