PONTIANAK POST – Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Kalimantan Barat, Yumiharti, menegaskan keputusan Musyawarah Pimpinan Wilayah (Musypimwil) harus selaras dengan kebutuhan masyarakat, dengan agenda prioritas meliputi penguatan pendidikan, pemberdayaan ekonomi perempuan, gerakan kesehatan dan sosial, kepemimpinan dan advokasi, serta kepedulian lingkungan.
Pernyataan itu disampaikan dalam Musypimwil I ‘Aisyiyah Kalbar yang berlangsung di aula Politeknik ‘Aisyiyah Pontianak.
Agenda itu berlangsung dari Jumat–Ahad (5–7/9). Kegiatan bertema “Dinamisasi Perempuan Berkemajuan Mewujudkan Kalimantan Barat Berkeadilan” ini diikuti 71 peserta dari 14 kabupaten/kota se-Kalbar.
Ketua Panitia, Rahmah Susanti menjelaskan Musypimwil merupakan agenda rutin sesuai amanah AD/ART organisasi.
Forum ini menjadi sarana evaluasi dan perumusan strategi dakwah kolektif agar gerakan ‘Aisyiyah semakin efektif dalam menjalankan visi dan misi.
“Saya berharap Musypimwil I ini menghasilkan keputusan yang tidak hanya bermanfaat bagi ‘Aisyiyah, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi Kalimantan Barat,” ujarnya.
Yumiharti menambahkan, program gerakan ‘Aisyiyah mulai dari wilayah hingga daerah perlu adaptif, progresif, dan inovatif agar mampu menjawab tantangan zaman.
“Amal nyata inilah yang akan mewujudkan Kalimantan Barat berkeadilan,” tegasnya.
Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalbar yang diwakili Wakil Ketua Bidang Organisasi, Ideologi, dan Kaderisasi Wasilun menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya Musypimwil I.
Ia berpesan agar setiap program ‘Aisyiyah tidak lepas dari proses kaderisasi serta selalu bersinergi dengan Muhammadiyah.
“Tema Musypimwil I ini jangan hanya menjadi semangat, tetapi harus diwujudkan dalam aksi nyata demi Kalimantan Barat yang berkeadilan dan berkemajuan,” katanya. (mse)
Editor : Aristono Edi Kiswantoro