Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Wali Kota Ajak Pemuda Jadi Motor Kebersihan Kota Pontianak

Mirza Ahmad Muin • Senin, 22 September 2025 | 10:35 WIB
KEPEDULIAN PEMUDA: Sejumlah anak muda dari berbagai organisasi kepemudaan berpartisipasi dalam mempersihkan sampah di Parit Jalan Pararel, Pontianak Timur.
KEPEDULIAN PEMUDA: Sejumlah anak muda dari berbagai organisasi kepemudaan berpartisipasi dalam mempersihkan sampah di Parit Jalan Pararel, Pontianak Timur.

PONTIANAK POST - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, menegaskan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari pembangunan kota. Ia menekankan, kebersihan menjadi prioritas utama yang harus dijaga bersama.

“Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kita semua. Saya apresiasi semangat pemuda yang hadir, meskipun diguyur hujan, tetap bergotong royong demi lingkungan yang bersih,” ujarnya, usai gotong royong bersama pemuda dalam kegiatan aksi bersih-bersih yang digelar Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Kantor Lurah Tanjung Hilir Kecamatan Pontianak Timur, Minggu (21/9).

Ia menilai kegiatan yang digagas KNPI tersebut tidak hanya menumbuhkan kepedulian, tetapi juga mengobarkan semangat pemuda untuk terus optimis, pantang menyerah, dan berkontribusi nyata bagi kota. Menurutnya, jiwa muda harus selalu berkobar, sebab pemuda merupakan motor penggerak pembangunan Pontianak.

Dalam kesempatan itu, Edi juga mengingatkan tantangan generasi muda saat ini semakin besar, mulai dari persaingan lapangan kerja hingga derasnya arus digitalisasi. Karena itu, ia mendorong pemuda untuk selalu berkolaborasi dan menjalin komunikasi yang baik.

“Pemuda jangan cengeng, jangan pesimis. Kuncinya ada pada kolaborasi dan komunikasi. Dengan bersatu, kita bisa menghadapi tantangan apapun,” katanya, yang juga didampingi Ketua DPRD Kota Pontianak Satarudin.

Wali Kota menambahkan, aspirasi pemuda juga penting untuk pembangunan kota, termasuk melalui aksi sosial maupun saluran demokratis.

 “Silakan sampaikan pendapat dengan cara yang tertib, tegas boleh, tapi jangan anarkis. Pemuda itu kritis, dan itu baik, asalkan disampaikan secara santun,” terangnya.

Gotong royong di Tanjung Hilir ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian aksi peduli lingkungan yang sejalan dengan World Clean Up Day. Selain pemuda KNPI, kegiatan ini juga melibatkan lurah, perangkat kecamatan, serta masyarakat sekitar.

“Kalau kebersihan sudah jadi budaya, bukan hanya kota ini lebih sehat dan indah, tapi juga membentuk karakter warganya. Dan saya ingin semangat itu dimotori oleh pemuda,” pungkas Edi. (iza)

Editor : Hanif
#world clean up day #Wali Kota Pontianak #kebersihan kota #Pemuda #gotong royong