Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Warga Yuka dan Komunitas Gaharu Gotong Royong Tata Kawasan Sungai Kapuas

Marsita Riandini • Senin, 20 Oktober 2025 | 11:10 WIB
GOTONG ROYONG: Warga Kampung Yuka bersama Gaharu melakukan aksi bersih-bersih dan penanaman bibit pohon, Minggu (19/10).
GOTONG ROYONG: Warga Kampung Yuka bersama Gaharu melakukan aksi bersih-bersih dan penanaman bibit pohon, Minggu (19/10).

PONTIANAK POST - Momentum hari jadi ke-254 Kota Pontianak digunakan warga Kampung Yuka bersama Gerakan Semua Orang Pembaharu (Gaharu) melakukan aksi bersih-bersih dan penanaman bibit pohon, Minggu (19/10). Ini merupakan gerakan bersama mewujudkan perubahan yang lebih baik, lebih hijau, dan warganya lebih aktif terlibat menata kawasan. 

Aksi bersih-bersih lingkungan di kawasan Yuka ini menjadi bagian pengembangan potensi komunitas dan menjadikan Kampung Yuka sebagai "hotspot" populasi penggerak perubahan dari berbagai latar belakang.

Hermayani, Sukarelawan Gaharu, mengatakan Agustus lalu, digelar pelatihan penggerak sebagai langkah sinergi untuk memperkuat kapasitas penggerak, serta mendorong aksi-aksi kolektif agar warga secara aktif mencari solusi bagi kesejahteraan dan kebahagiaan hidupnya. 

"Aksi bersih-bersih dan penanaman pohon ini merupakan bagian dari rencana kerja saat loka karya kemarin yang disusun bersama kawan-kawan tim Gaharu, yang terdiri dari beberapa lembaga dan individu yang menaruh kepedulian bahwa  sebuah daerah bisa berkembang bersama dengan memanfaatkan potensi yang ada pada semua orang,"ucapnya.

Dipilihnya kawasan Yuka ini, lanjut Hermayani, hasil dari konsultasi dengan Pemerintah Kota Pontianak. "Yuka adalah wajah dari masyarakat urban yang ada di hilir Sungai Kapuas dan salah satu masalah yang dihadapi adalah banyaknya masalah di sempadan sungai. Sampah di sempadan Sungai ini menjadi salah satu isu yang menjadi perioritas penangan oleh pemerintah kota," ungkapnya.

Menurut Hermayani, sebagai kawasan padat penduduk yang berada dekat dengan bantaran Sungai Kapuas, masalah sampah masih menjadi isu besar yang mesti diatasi bersama. Maka, saat ini tengah diproses pembentukan bank sampah. 

"Kami tadi juga secara simbolis menyerahkan 100 bibit pohon pucuk merah dan jambu bol, bantuan dari Dinas LHK Provinsi. Ada juga bantuan gerobak baca dan sejumlah buku dari Perspustakaan Bahagia Mendawai beripa gerobak baca dan buku," ungkapnya.

Menurut Hermayani, di kawasan ini juga telah diinisiasi pembentukan kelompok informasi masyarakat, dan kelompok perpustakaan. "Nanti akan ada pelatihan bagaimana mengelola perpustakaan yang tujuannya untuk meningkatan literasi di Kampung Yuka," katanya.

Masyarakat di kawasan ini, juga telah berinisitif membentuk pemadam kebakaran masyarakat secara swadaya. Kemudian pembentukan posyandu lanjut usia (lansia). "Kami akan segera lapor ke kelurahan untuk dibuatkan SK pembentukan kelompok. Itu akan menjadi dasar kawan-kawan bergerak,"  pungkasnya. (mrd)

Editor : Hanif
#Bibit Pohon #gaharu #aksi bersih sungai #Tanam #kota pontianak #warga kampung #Lebih Hijau