PONTIANAK POST - Sebanyak 18 anak umur terjaring razia dalam patroli skala besar yang digelar pada Sabtu malam, 25 Oktober 2025. Tak hanya itu, 17 kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot brong juga turut diamankan.
Kabag Ops Polresta Pontianak, Kompol Joko Sutriyatno menjelaskan, kegiatan patroli ini merupakan bagian dari upaya cipta kondisi untuk mengantisipasi kerawanan di jalanan. Pada patroli skala besar tersebut, pihaknya menerima laporan dari masyarakat tentang adanya aktivitas balapan liar.
"Patroli skala besar mendapatkan informasi dari masyarakat terkait adanya balapan liar yang terjadi di seputaran Jalan Ayani Pontianak, yakni dari Kantor Pajak hingga Untan," ungkapnya, Selasa (28/10).
Dalam kegiatan tersebut, tim patroli melakukan penyisiran di sekitar lokasi yang dilaporkan, dan berhasil menemukan sejumlah anak muda yang berkumpul di depan Museum Pontianak. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan bahwa sebagian besar pengendara adalah anak di bawah umur. Mereka juga tidak dilengkapi dengan perlengkapan berkendara yang standar, seperti spion dan knalpot brong.
"Anak-anak ini sebagian besar masih di bawah umur dan tidak memenuhi kelayakan untuk berkendara, terutama karena tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM)," tambahnya.
Sementara itu, untuk menciptakan suasana malam yang aman dan nyaman bagi masyarakat, Polsek Pontianak Selatan melaksanakan patroli di kawasan Bundaran Digulis, Jalan Ahmad Yani, Selasa (28/10) malam.
Patroli ini dilakukan untuk mencegah aksi balap liar yang kerap dilakukan oleh sejumlah remaja dan dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.
Kapolsek Pontianak Selatan AKP Inayatun Nurhasanah mengatakan dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan imbauan secara humanis kepada para pengendara agar tidak menjadikan jalan umum sebagai arena balapan.
“Kami ingin menciptakan suasana malam yang aman dan damai bagi masyarakat. Kepada para remaja, kami imbau untuk menyalurkan hobi otomotifnya di tempat yang tepat, bukan di jalan raya,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa patroli malam rutin ini merupakan bentuk kehadiran polisi dalam menjaga kenyamanan warga. Kegiatan patroli diakuinya berjalan lancar dan situasi di sekitar Bundaran Digulis terpantau aman serta kondusif. (sti)
Editor : Hanif