Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Tenaga Kerja Kalbar Naik 66 Ribu, Sektor Pertambangan Jadi Penopang Utama

Siti Sulbiyah • Jumat, 7 November 2025 | 10:23 WIB

 

Muhammad Saichudin
Muhammad Saichudin

PONTIANAK POST - Badan Pusat Statistik (BPS) Kalbar mencatat jumlah penduduk bekerja mencapai 2,93 juta orang pada Agustus 2025, atau meningkat 66,91 ribu orang dibandingkan Agustus tahun lalu. Kenaikan terbesar terjadi pada sektor pertambangan dan penggalian.

Kepala BPS Kalbar, Muh Saichudin mengatakan komposisi penduduk bekerja menurut lapangan usaha utama dapat menggambarkan struktur tenaga kerja di pasar kerja. Berdasarkan hasil Sakernas Agustus 2025, lapangan usaha yang menyerap tenaga kerja paling banyak adalah pertanian, kehutanan, dan perikanan.

“Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan tercatat kontribusi terbesar yakni sebesar 42,67 persen,” katanya.

Selain pertanian, sektor yang menyerap tenaga kerja tertinggi adalah Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor, serta Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum.

Meski mencatat penyerapan tertinggi, sektor pertanian justru mengalami penurunan jumlah pekerja yang paling besar pada Agustus 2025 dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu. “Sektor pertanian mengalami penurunan pekerja sebanyak 67,61 ribu orang,” tuturnya. 

Dibandingkan Agustus 2024, lapangan usaha yang mengalami peningkatan terbesar terdapat pada sektor pertambangan dan penggalian. “Yang mengalami penambahan atau penyerapan tenaga kerja paling banyak adalah pertambangan dan penggalian, yang melonjak hingga 50,36 ribu pekerja,” tuturnya.

Selain pertambangan, sektor lain yang mengalami kenaikan jumlah pekerja adalah penyediaan akomodasi dan penyediaan makan minum; dan perdagangan besar dan eceran, reparasi dan perawatan mobil dan sepeda motor 16,89 ribu orang.

Sejalan dengan melonjaknya pekerja di pertambangan dan penggalian, pertumbuhan ekonomi di sektor ini juga menjadi motor utama. BPS mencatat pertumbuhan ekonomi dari sektor pertambangan dan penggalian pertumbuhan mencapai 33,96 persen (y-on-y).

 “Pertambangan yang mencatat pertumbuhan terbesar ini didukung oleh bauksit dan pertambangan pasir,” tuturnya. (sti)

Editor : Hanif
#bps kalbar #sektor pertambangan #Tenaga Kerja #lonjakan #jumlah penduduk