Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Diterjang Cuaca Ekstrem, Rumah Warga Porak Poranda Dihantam Pohon Bikin Warga Was-was

Idil Aqsa Akbary • Kamis, 20 November 2025 | 22:08 WIB

Kondisi rumah warga di Sungai Raya Dalam yang hancur tertimpa pohon besar usai cuaca ekstrem melanda kawasan itu.
Kondisi rumah warga di Sungai Raya Dalam yang hancur tertimpa pohon besar usai cuaca ekstrem melanda kawasan itu.

PONTIANAK POST - Diterjang cuaca ekstrem yang kian tak menentu, sebuah rumah warga di Jalan Sungai Raya Dalam, Gang Graha Nusantara, Kubu Raya, porak-poranda setelah sebuah pohon besar tumbang dan menimpanya pada Kamis (20/11).

Hujan lebat dan angin kencang terjadi hanya beberapa menit sebelum pohon itu patah, membuat warga sekitar panik dan berlarian keluar rumah.

Tim gabungan dari PMI Kalbar, BPBD Kubu Raya, dan Samapta Polda Kalbar langsung turun untuk melakukan penanganan cepat di lokasi.

Ketua Penanggulangan Bencana PMI Kalbar, Asrul Putra Nanda, menyebut kejadian pohon tumbang belakangan ini meningkat tajam seiring cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kalimantan Barat.

“Baik di Pontianak maupun wilayah lainnya, pada bulan-bulan ini angin kencang dan hujan lebat sering menyebabkan pohon tumbang,” ujarnya.

Mengantisipasi situasi yang makin rawan, PMI menyiagakan tim pemotong dan penanganan pohon tumbang setiap kali cuaca menunjukkan tanda bahaya.

“Saat mendung dan angin mulai kencang, satu tim langsung kami siapkan. Fenomena ini sudah lama terjadi, sehingga tim reaksi cepat selalu siap bergerak,” kata Asrul.

Ia menegaskan bahwa evakuasi korban pohon tumbang tidak bisa dilakukan sembarangan karena risiko yang mengintai sangat besar.

“Tidak bisa asal dorong atau angkat. Harus dicek dulu listriknya, akses jalannya, dan risiko lain. Kesalahan penanganan bisa menyebabkan tersengat listrik atau tertimpa,” tegasnya.

Selain respons cepat, Asrul menilai mitigasi dan manajemen pohon perlu diperkuat oleh pihak berwenang. Usia, tinggi, arah tumbuh, hingga kerawanan pohon harus dipantau rutin agar tidak membahayakan warga.

“Ada perawatan rutin, ada kesiapsiagaan di lapangan. Manajemen pohon harus diperhatikan agar risikonya bisa ditekan,” ucapnya.

Menurutnya, dalam satu hari tim PMI bisa menangani dua hingga tiga titik pohon tumbang secara bersamaan.

Situasi ini, katanya, menunjukkan betapa pentingnya peningkatan kewaspadaan dan koordinasi antarlembaga.

“Tim reaksi cepat turun untuk memberi tahu, menangani, dan menghubungi pihak terkait seperti BPBD, PLN, kepolisian, hingga Dinas PUPR,” tutupnya. (bar)

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#PMI #angin #Cuaca Ekstrem #kalimantan barat #pontianak #kubu raya #pohon tumbang