Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Gubernur Kalbar Soroti Layanan Publik dan Kesehatan dalam Peringatan HUT Korpri dan HKN

Novantar Ramses Negara • Selasa, 2 Desember 2025 | 10:56 WIB

Gubernur Soroti

Layanan Publik 

 

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan

PONTIANAK POST - Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan bahwa pelayanan publik dan sektor kesehatan merupakan fondasi penting dalam mewujudkan Kalbar yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.

Norsan juga menyebut sektor kesehatan sebagai tulang punggung kualitas sumber daya manusia. Ia menegaskan bahwa investasi terbaik bagi masa depan bangsa adalah dengan memperkuat kesehatan generasi muda. Karena itu, menurutnya, mustahil menghadirkan masyarakat produktif tanpa fondasi kesehatan yang kuat.

“ASN dituntut untuk memberikan pelayanan terbaik dengan integritas tinggi, bersikap adaptif, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Ria Norsan saat memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025.

Ia menekankan bahwa ASN tidak hanya menjalankan tugas rutin, tetapi juga berperan sebagai agen transformasi. Dalam kesempatan yang sama, ia memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada tenaga kesehatan, mulai dari dokter, perawat, bidan, sanitarian, relawan, hingga seluruh insan kesehatan—yang berada di garis depan meningkatkan pelayanan.

“Ada lima hal kunci pada HKN tahun ini, yakni penguatan fondasi kesehatan sejak dini, transformasi layanan kesehatan primer, revolusi mental hidup bersih dan sehat, serta sinergi seluruh pihak,” ungkapnya.

Selain itu, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Korpri yang telah bekerja keras meningkatkan kualitas pelayanan publik, mendorong digitalisasi birokrasi melalui e-Kinerja, serta memastikan program pembangunan daerah berjalan efektif. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa tantangan perubahan teknologi dan tingginya ekspektasi masyarakat menuntut ASN terus berbenah.

“Perkuat etos kerja, integritas, dan loyalitas. Percepat transformasi digital serta inovasi di setiap unit kerja,” tegasnya.

Lebih lanjut, Norsan mengungkapkan kondisi fiskal daerah yang turut menjadi perhatian.

“Kita mengalami sedikit permasalahan dalam transfer ke daerah, yaitu dana APBD dikurangi sebesar Rp522 miliar,” jelasnya.

Ia mengimbau seluruh ASN untuk bersabar, berhemat, dan bijak dalam menjalankan setiap kegiatan.

“Saya mengajak seluruh pihak menjadikan momentum ganda ini untuk memperbarui semangat, bekerja dengan hati, melayani dengan kasih, dan mengabdi bagi negeri,” tambahnya.(mse)

Editor : Hanif
#ria norsan #Layanan Publik #kalbar #sejahtera #Berdaya Saing #kesehatan #gubernur