Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Jelang Natal dan Tahun Baru, Ketua DPRD Kalbar Minta Pemerintah Kendalikan Harga Bahan Pokok

Deny Hamdani • Kamis, 11 Desember 2025 | 15:38 WIB
Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Aloysius.
Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Aloysius.

PONTIANAK POST — Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Aloysius, menyoroti pentingnya menjaga stabilitas harga bahan kebutuhan pokok. Ia meminta pemerintah provinsi hingga kabupaten/kota bergerak cepat melakukan pemantauan dan intervensi agar lonjakan harga tidak terjadi seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Setiap menjelang Natal dan Tahun Baru, yang menjadi problem dari tahun ke tahun adalah kenaikan harga bahan pokok,” kata Aloysius saat ditemui di DPRD Kalbar. “Kita berharap dinas teknis benar-benar memantau dan melakukan langkah-langkah agar tidak terjadi kenaikan signifikan," timpalnya.

Aloysius menyebutkan bahwa instansi terkait, terutama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), harus bersinergi dengan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam mengontrol harga pasar. Menurutnya, pasar sering mengalami kenaikan harga, jika tidak ada intervensi pemerintah. “Dari Disperindag sampai pemerintah kabupaten dan kota, harus bisa menstabilkan harga. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menggelar pasar murah,” ujarnya.

Pasar murah, lanjutnya, menjadi instrumen penting pemerintah untuk menjaga keseimbangan harga agar tidak terjadi spekulasi dan permainan harga oleh oknum pedagang.

Selain pasar murah, Aloysius menyarankan pemerintah segera menggelar operasi pasar di waktu yang tepat. Operasi pasar dianggap sebagai cara efektif untuk menekan harga yang cenderung naik pada masa libur panjang.

“Saya menyarankan dinas terkait segera melaksanakan operasi pasar. Dengan itu, pedagang pun tidak semena-mena menaikkan harga,” tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa faktor cuaca, terutama saat musim hujan dan akses logistik terhambat, berpotensi memengaruhi kelangkaan dan kenaikan harga.

Aloysius menekankan bahwa pedagang memang berhak mendapatkan keuntungan, tetapi tidak boleh berlebihan hingga merugikan masyarakat. “Pedagang pasti cari untung. Itu wajar. Tapi kalau untung 10 sampai 20 kali lipat, itu namanya menciptakan masalah bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia mendesak pemerintah bertindak tegas apabila ditemukan pedagang yang menaikkan harga secara tidak wajar. "Kalau ada yang menaikkan harga semena-mena, harus diberi sanksi. Jangan dibiarkan,” tambahnya.

Dengan adanya kerjasama tim pengendalian inflasi daerah, pelaksanaan pasar murah, dan operasi pasar, Aloysius optimistis harga bahan pokok menjelang akhir tahun dapat terjaga.

“Kalau langkah-langkah ini dilakukan dengan baik, saya yakin stabilitas harga kali ini bisa tercapai,” tutupnya. (den)

Editor : Hanif
#natal dan tahun baru #bahan pokok #ketua DPRD kalbar #stabilitas harga #Aloysius