PONTIANAK POST - Kecamatan Pontianak Selatan menggelar kegiatan Gotong Royong Bersih Lingkungan pada Jumat pagi (6/2), yang melibatkan masyarakat dan TNI. Kegiatan bersih-bersih dilaksanakan di sepanjang Gang Dungun, Kelurahan Benua Melayu Darat yang dimaksudkan untuk memciptakan lingkungan yang lebih sehat dan bersih. Apalagi dikawasan tersebut sering terkena dampak banjir yang satu penyebabnya karena saluran air yang tertutup sampah.
Camat Pontianak Selatan, Wulandar Anjaswari, yang turut hadir dalam kegiatan ini, menyatakan bahwa program Gotong Royong Bersih Lingkungan merupakan implementasi dari arahan Walikota Pontianak. Program ini telah dilaksanakan di beberapa kelurahan dan terus berlanjut. Wulandar menegaskan, selama peninjauan ke berbagai lingkungan, masih ditemukan banyak tumpukan sampah yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat.
"Kegiatan gotong royong ini akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan.
Kami berkomitmen untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat, yang tentu saja akan berdampak positif bagi kesehatan masyarakat," ujar Wulandar.
Lebih lanjut, Camat Wulandar menambahkan bahwa kegiatan gotong royong akan dilakukan setiap bulan dan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Dengan partisipasi lebih luas, diharapkan kebersihan lingkungan dapat terus terjaga.
Sementara itu, Mayor Infantri Supanggih, Danramil Pontianak Selatan, juga memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Menurutnya, gotong royong bersih lingkungan sudah menjadi rutinitas yang dilakukan oleh TNI di wilayah Pontianak Selatan, mulai dari asrama TNI, perkantoran, hingga lingkungan sekitar rumah warga.
"Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. TNI, Polri, ASN, serta masyarakat harus bersatu menjaga kebersihan, sesuai dengan perintah Presiden yang meminta kolaborasi seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup," ujar Mayor Supanggih.
Hal senada juga disampaikan Lurah Benua Melayu Darat, Liza Ariyani, menekankan pentingnya kegiatan gotong royong ini sebagai sarana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan. Gang Dungun, yang terletak di wilayah yang sering terdampak banjir rob, memerlukan perhatian khusus terkait kebersihan. Tumpukan sampah yang tidak dikelola dengan baik seringkali memperburuk kondisi lingkungan.
"Kerja bakti ini sangat penting untuk menjaga kebersihan, terutama di Gang Dungun yang rentan terhadap banjir rob. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari," jelas Liza Ariyani.
Liza berharap, melalui kegiatan gotong royong ini, masyarakat tidak hanya terlibat dalam pembersihan lingkungan tetapi juga dapat membangun rasa kepemilikan terhadap kebersihan dan kesehatan di sekitar mereka.
Dengan adanya kegiatan gotong royong yang melibatkan berbagai pihak, diharapkan kebersihan lingkungan di Pontianak Selatan dapat terus terjaga dan memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat. (Wan)
Editor : Hanif