PONTIANAK POST – Menyambut Perayaan Tahun Baru Imlek di Kota Pontianak berlangsung meriah dengan pemasangan ribuan lampion di sejumlah ruas jalan dan pusat keramaian. Hiasan tersebut menambah semarak suasana sekaligus menjadi simbol harapan di tahun yang baru.
Wakil Ketua Umum Damkar Panca Bhakti, Jupri Syukur, mengatakan Imlek bukan sekadar perayaan budaya, tetapi juga momentum memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.
“Imlek identik dengan awal musim semi dan harapan akan kesehatan, keberuntungan, serta kesejahteraan di tahun yang baru. Harapan ini untuk seluruh masyarakat Pontianak,” ujarnya.
Memasuki tahun keempat kiprahnya, Damkar Panca Bhakti disebut semakin menunjukkan peran dalam membantu masyarakat, khususnya dalam penanganan kebakaran dan kegiatan sosial. Jupri menyatakan keberadaan pemadam kebakaran swasta tersebut telah dirasakan manfaatnya oleh warga.
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah hal yang perlu dibenahi, seperti peningkatan infrastruktur, fasilitas, dan pelatihan personel. Selain itu, pihaknya juga mendorong regenerasi organisasi dengan melibatkan generasi muda secara aktif.
“Kami berharap estafet kepemimpinan dan pengabdian dapat terus berlanjut,” katanya.
Tahun ini, perayaan Imlek berdekatan dengan bulan Ramadan. Menurut Jupri, kondisi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat toleransi antarumat beragama di Kalimantan Barat. Damkar Panca Bhakti melakukan penyesuaian jadwal kegiatan agar tidak mengganggu waktu ibadah umat Muslim yang menjalankan puasa.
Sementara itu, terkait atraksi tatung yang biasanya menjadi bagian dari rangkaian perayaan, Damkar Panca Bhakti memastikan tidak berpartisipasi pada kegiatan tersebut tahun ini.
Melalui momentum Imlek, Damkar Panca Bhakti menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga harmoni sosial di Kota Pontianak. (mdy)
Editor : Miftahul Khair