Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Warga Pontianak Barat Geger Penemuan Mayat Pria Mengapung di Sungai Kapuas Dekat Dermaga Haoma

Siti Sulbiyah • Jumat, 6 Maret 2026 | 12:30 WIB

 

Ilustrasi jenazah.
Ilustrasi jenazah.

PONTIANAK POST - Warga di sekitar Dermaga Haoma 2, Jalan Komyos Sudarso, Kelurahan Sungai Jawi Luar, Kecamatan Pontianak Barat digegerkan dengan penemuan sesosok mayat yang mengapung di Sungai Kapuas, Rabu (4/3) siang.

Kapolsek Pontianak Barat, AKP Basuki Arif Wibowo mengatakan mayat tersebut diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan inisial AS (43), warga Kota Pontianak.

Basuki menjelaskan, penemuan mayat tersebut bermula dari informasi yang diterima saksi melalui radio komunikasi (HT) unit Pemadam Kebakaran Kota Pontianak sekitar pukul 11.25 WIB terkait adanya mayat yang mengapung di Sungai Kapuas.

Ia menceritakan bahwa saksi kemudian mendatangi lokasi kejadian dan melihat sesosok mayat mengapung di tengah sungai. Selanjutnya, mayat tersebut ditarik menggunakan sampan menuju tepian Dermaga Haoma 2.

 “Pukul 12.00, mayat diangkat oleh Personil Dit Polair Polda Kalbar, relawan ambulan, dan warga sekitar dan selanjutnya diarahkan ke RS. Bhayangkara Pontianak untuk dilakukan pemeriksaan atau visum,” ungkap Basuki, Kamis (5/3).

Saat ditemukan, lanjutnya, korban mengenakan celana kain berwarna coklat, kaos oblong lengan panjang berwarna hitam, celana dalam abu-abu, serta kaus kaki hitam. Di tubuh korban juga ditemukan sejumlah barang bawaan berupa sebuah peluit dengan tali leher, uang tunai Rp1.000, pengecas handphone beserta talinya, serta earphone.

Berdasarkan hasil identifikasi awal tim forensik, Basuki menyebut ditemukan beberapa tanda pada tubuh korban seperti pembengkakan pada wajah, bibir dan lidah yang menjulur keluar, pengelupasan kulit ari di sejumlah bagian tubuh, serta pembengkakan pada bagian skrotum. Selain itu, kuku korban juga dilaporkan telah menghilang dan kondisi tubuh menunjukkan proses pembusukan.

“Diperkirakan sudah tenggelam selama dua hari dan berdasarkan pemeriksaan tim DVI RS. Bhayangkara Pontianak, namun tidak ada bukti kekerasan fisik pada tubuh korban,” terangnya.

Jenazah berada di RS Bhayangkara Pontianak sambil menunggu kedatangan pihak keluarga. Rencananya setelah proses administrasi dan pemeriksaan selesai, jenazah akan dibawa ke rumah duka di Jalan Putri Candramidi. (sti)

Editor : Hanif
#mayat #polda kalbar #mengapung #sungai kapuas #tenggelam